Pesona Dayak Halong

Pesona Dayak Halong Tarian Daerah Belawang Api.

Pasar Modern Balangan

Pasar Tradisioal Bertaraf Modern yang ada di Jantung Kota Paringin .

Aruh Adat

Aruh Adat Masyarakat Dayak Halong Kabupaten Balangan.

Terminal Kota Paringin

Salah satu sudut dari Kota Paringin Ibukota Kabupaten Balangan.

Tugu Perjuangan

Monumen Tugu Perjuangan Rakyat Balangan kepada penjajah di Jantung Kota Paringin.

Selasa, 22 Desember 2015

Torehan Prestasi Dunia Pendidikan Balangan

Torehan Prestasi Dunia Pendidikan Balangan

PARINGIN. Data perkembangan pendidikan dapat ditentukan dari APM (Angka Partisipasi Murni)  adalah persentase jumlah anak pada kelompok usia sekolah tertentu yang sedang bersekolah pada jenjang pendidikan yang sesuai dengan usianya terhadap jumlah seluruh anak pada kelompok usia sekolah yang bersangkutan, dan APK (Angka Partisipasi Kasar) menunjukkkan partisipasi penduduk yang sedang mengenyam pendidikan sesuai dengan jenjang pendidikannya

Prestasi yang sangat membanggakan untuk Kabupaten Balangan untuk UN tahun 2015 karna kabupaten balangan termasu dalam prestasi tentang Integritas/Kejujuran pelaksanaan UN dan hasil kelulusan dengan  nilai tertinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Eddy Yulianto mengatakan untuk pelaksanaan UN tahun 2015 kabuapten balangan mendapat peringkat tertinggi atau pertama se Provinsi Kalimantan Selatan tentang Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) yang dipublikasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 18 Mei 2015 yaitu 79,56

"Kita mendapkan  tingkat persentase jawaban siswa yang tidak menunjukkan pola kecurangan, pola tersebut Kecurangan yang diukur adalah gabungan persentase contek-mencontek antar siswa dan persentase keseragaman pola jawaban soal Ujian Nasional dalam suatu sekolah,"terangnya.

Selain itu, disampaikan Eddy, Prestasi siswa dalam hal lomba-lomba dalam 2 tahun terakhir ada peningktan dan tidak pernah pada tahun sebelumnya, pada tahun 2014 untuk lomba Olimpiade Sain Nasional (OSN) siswa SMAN 1 Awayan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan untuk tingkat Nasional mata pelajaran matematika, dan pada tahun 2015 untuk lomba yang sama siswa SMAN 2 Paringin mewakili untuk tingkat Nasional mata pelajaran biologi.Fit/mb

Pamsimas Tangani Masyarakat Tidak Terjangkau PDAM

Pamsimas Tangani Masyarakat Tidak Terjangkau PDAM

PARINGIN - Kondisi pemukiman di Kabupaten Balangan yang berjarak jauh, membuat pelayanan dari PDAM Balangan tidak bisa menjangkau pemukiman warga yang berada di daerah perbukitan dan pedalaman.

Untuk menyikapi permasalahan itu dan membuat warga bisa merasakan aliran air bersih, Pemkab Balangan pun gencar mengajukan usulan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke pemerintah pusat.


Berdasarkan data yang tercatat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, dari tahun 2008 hingga 2014 setidaknya ada 90 desa penerima program Pamsimas di Kabupaten Balangan.

Kepala Bappeda Balangan, Akhriani memaparkan,
Tujuan dari pengadaan program ini tentunya agar masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman tidak terjangkau oleh pelayanan PDAM Balangan, juga bisa menikmati pelayanan air bersih layaknya masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Lebih lanjut,  sumber dana pembangunan fasilitas Pamsimas ini yaitu di antaranya 17 desa menggunakan APBD dan pembangunan Pamsimas di 73 desa lainnya menggunakan dana dari APBN.

Diungkapkan Akhriani, konsep pengelolaan fasilitas Pamsimas yaitu dikelola dan dirawat secara langsung oleh masyarakat desa sekitar setelah selesai dibangun.

"Namun sayangnya di antara 90 fasilitas Pamsimas yang dibangun di desa-desa tersebut, lima di antaranya sudah rusak atau tidak berfungsi lagi, sedangkan 34 lainnya tidak berfungsi maksimal,"bebernya.

Akhriani menilai, rusaknya fasilitas Pamsimas tersebut lantaran adanya kesalahpahaman dari masyarakat terkait keberadaan fasilitas ini.

"Harusnya setelah fasilitas ini dibangun, masyarakat desa lah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sampai pemeliharaannya," jelasnya.

Namun masih ada sebagian masyarakat yang mengira bahwa apabila terjadi kerusakan terhadap fasilitas Pamsimas maka akan diperbaiki oleh pemerintah, padahal tidak.

Menyikapi fasilitas Pamsimas yang sudah terlanjur rusak itu Akhriani, pihaknya mengajukan Hibah Khusus Pamsimas (HKP) supaya bisa diperbaiki menggunakan anggaran dari pemerintah.
"Setelah itu ke depan kita akan memberikan pemahaman lebih kepada warga," imbuhnya.
Terlepas dari itu, untuk tahun 2015 ini sendiri papar Akhriani, kembali dibangun delapan Pamsimas di delapan desa. Disinggung apakah ada penambahan di tahun 2016, ia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan PDAM Balangan.Fit/mb

Pelanggan PDAM Capai 14 Ribu

Pelanggan PDAM Capai 14 Ribu

PARINGIN - Hingga Desember 2015, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balangan setidaknya sudah memiliki sekitar 14 ribu lebih pelanggan yang terpencar di delapan kecamatan se Kabupaten Balangan.
Tidak hanya mengupayakan peningkatan angka pelanggan untuk mendongkrak pendapatan, namun Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Bumi Sanggam, PDAM Balangan tidak mengenyampingkan keberadaan masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah.
Untuk tahun 2015 tadi saja, dari 3.528 pelanggan yang memasang Sambungan Rumah (SR), 1.750 SR di antaranya dipasangkan secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Plt Direktur PDAM Balangan, Arifin Noor mengungkapkan, pelayanan air bersih secara merata bukan hanya tentang jangkauan PDAM ke seluruh pelosok kabupaten. Namun juga tentang bagaimana masyarakat kurang mampu bisa menikmati ari bersih dari PDAM.
"Bagi kita, saat semua masyarakat dari semua kalangan bisa menikmati air bersih, maka saat itulah terwujudnya pelayanan yang merata," tukasnya.

Berbagai upaya dilakukan PDAM Balangan agar hal itu terwujud, seperti mengajukan pemasangan SR gratis ke pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga mengajukan permohonan kepada Pemkab setempat melalui APBD.
Hasilnya, tahun 2015 ini PDAM Balangan mendapatkan dana segar untuk melakukan pemasangan SR gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, yaitu dari DAK sebesar Rp2,3 M, dan dari APBD sebesar Rp4,6 M.
Melalui dana APBD, PDAM Balangan bisa menyambungkan 1000 SR ke rumah-rumah warga, sedangkan dengan DAK bisa tersambung 750 SR yang mengalirkan air bersih sebagai penopang kebutuhan sehari-hari bagi warga kurang mampu.
Dengan kata lain, dari awal tahun 2015 hingga awal Desember 2015 tadi, jumlah SR yang terhubung ke rumah warga secara gratis lebih banyak dibandingkan SR yang dipasang masyarakat melalui jalur umum yang hanya mencapai 1.578 SR.
"Dalam memasangkan SR gratis kita tidak sembarangan, dan dilakukan dengan teliti. Seperti mempertimbangkan penghasilan warga tersebut, apa pekerjaannya dan lain sebagainya, pokoknya kita lakukan dengan banyak pertimbangan," terang Arifin.
Untuk tahun 2016 nanti lanjutnya, PDAM Balangan akan kembali mengupayakan program serupa, karena masih cukup banyak warga kurang mampu yang tinggal jauh dari sumber air bersih. Fit/mb

Optimalkan Pemenuhan Pelayanan Akta Kelahiran

Optimalkan Pemenuhan  Pelayanan Akta Kelahiran

PARINGIN, - Hingga kini kemilikan akta lahir kelompok umur 0-18 tahun di Kabupaten Balangan sudah mencapai angka 27.145 anak dari total jumlah anak sebanyak 47.322 atau sekitar 56,95 persen anak sudah memiliki surat keterangan lahir ini.

Kabid Pencatatan Sipil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Balangan, Hj Ellyannor mengungkapkan, meski mencapai angka 56,95 persen namun angka ini masih dibawah dari target pemerintah pusat yang mengharuskan bahwa setiap daerah minimal 75 persen penduduknya telah memiliki akta kelahiran pada tahun 2016 mendatang.

"Kita yakin dengan dua bulan terakhir ini, target 75 persen agar kepemilikin akta kelahiran penduduk tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 472.11/4954/SJ, khususnya bagi anak-anak bisa terealisasi," tegasnya.

Optimis tercapainya target 75 persen ini, lanjut Ellyannor, karena kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan anaknya untuk mendapatkan akta kelahiran cukup besar.

Sebab kini, masyarakat sudah mulai sadar bahwa akta kelahiran ini adalah salah satu dokumen penting yang sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan, semisal mendaftar sekolah dan lain-lain.

"Apalagi agregat kependudukan terkait kepemilikan akta ini, Kabupaten Balangan menjadi kabupaten no urut dua tertinggia dari 13 daerah lain di Kalsel," bebernya.

Terakhir, Ellyannor mengatakan, guna memenuhi target 75 persen itu, pihaknya berusaha semaksimal mungkin dengan cara jemput bola. Caranya, yakni menerjunkan seluruh petugas yang dimiliki ke lapangan serta giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami jemput bola saja. Semua petugas diterjunkan ke lapangan untuk mencapai target 75 persen. Kami juga memberikan sosialisasi agar masyarakat mengerti soal pentingnya kepemilikan akta kelahiran ini," Tegasnya. Fit/mb

BANTU PEMENUHAN GIZI MELALUI "GEMARIKAN"

BANTU PEMENUHAN GIZI MELALUI "GEMARIKAN"

PARINGIN. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk giat dalam mengkampanyekan Gerakan Memasayarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas  Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan dan Perikanan (DisPTPHPP) Kabupaten Balangan bekerjasama dengan Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi Kalimantan Selatan turut serta melaksanakan kegiatan Kampanye GEMARIKAN di sekolah-sekolah dasar, dalam rangka mensukseskan program kampanye gemar makan ikan bagi anak sekolah.

Kepala Dinas PTPHPP Kabupaten Balangan Ir Tuhalus menyampaikan  Kampanye Makan Ikan ini guna merealisasikan program pemerintah yaitu terwujudnya ketahanan pangan yang berasal dari ikan, serta meningkatkan gizi masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Kabupaten Balangan pada khususnya.

" mengupayakan peningkatan konsumsi ikan masyarakat dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kita harapkan mampu memnuhi pasukan gizi dan protein dimasyarakat Kabupaten Balangan.

Bertemakan “ DENGAN GEMAR MAKAN IKAN KITA TINGKATKAN KECERDASAN ANAK BANGSA “Melalui program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) di Bidang Perikanan, kita mencoba mengenalkan berbagai makanan olahan yang berbahan dari ikan agar anak-anak menyukai/gemar makan ikan.

Dalam kegiatan ini juga , Lanjut Kepdin, pihaknya  mensosialisasikan pemahaman akan manfaat makan ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak sehingga terbiasa mengkonsumsi ikan sejak usia dini. Fit/mb

Launching Simpel Bank Kalsel

Launching Simpel Bank Kalsel

PARINGIN. Penjabat Bupati Balangan , HM Hawari berkesempatan meresmikan Launching Tabungan Simpanan Pelajar ( Simpel ) Bank Kasel Cabang Paringin yang baru dibangun Dikecamatan Lampihong.

Bank Kalsel  menyisir segmen pelajar untuk memberikan edukasi menabung bagi para pelajar. Melalui produk Tabungan simpanan pelajar (Simpel), produk tabungan perdana untuk pelajar dari Bank Kalsel dilaunching dikecamatan Lampihong, Senin(14/12)

"Tabungan Simpel Bank Kalsel cabang paringin  ini diperuntukan untuk pelajar/siswa yang diterbitkan secara nasional oleh perbankan di Indonesia dengan Persyaratan mudah & sederhana, fitur menarik dan bertujuan untuk edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini,” ujar Direktur utama Bank Kalsel Cabang Paringin, Firman dalam sambutannya membuka kegiatan Launcing Simple.

Lebih lanjut Firman  menjelaskan bahwa Bank kalsel dikecamatan Lampihong ini adalah yang ke enam meluncurkan produk Tabungan Simpel dikabupaten Balangan.

Dan direncanakan,Tahun depan Bank Kalsel akan dibangun layanan unit Bank kalsel untuk melayani kridit diberberapa kecamatan, untuk itu pihaknya minta dukungan pemerintah kecamatan dan masyarakat agar pelayanan perbankan bisa melayani kepelosok kecamatan.

"Hal ini bukti bahwa Bank Kalsel mendukung program pemerintah dalam hal pertumbuhan ekonomi melalui sektor perbankan," paparnya.

Peluncuran produk Simpel tersebut resmi dibuka oleh Penjabat bupati Balangan HM Hawari yang ditandai dengan pemotongan Pita ATM Launching Tabungan Simpanan Pelajar Bank Kalsel dan dilakukan juga penyerahan secara simbolis penyerahan buku tabungan kepada perwakilan pelajar.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati , HM Hawari, mengatakan bahwa tingkat kepedulian perbankan terhadap para pelajar mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari meningkatnya penabung dari kalangan pelajar di perbankan.

"Saya yakin meluasnya pelayanan bank kalsel ini akan mempercepat pelayanan perbankan kepada masyarakat karna mempermudah masyarakat untuk mengakses pelayanan bank kalsel ini,"Katanya.

Produk perbangkan ini kata, hawari sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Lebih lanjut, Hawari menghimbau agar masyarakat bisa menjaga fasilitas yang telah disediakan dan kepada  siswa/pelajar sejak dini telah menanamkan sifat rajin menabung. Menurutnya dengan menabung sejak dini, maka pelajar juga ikut berpartisipasi dalam mengembangkan perekonomian daerah. Fit/mb

Dorong Olahan Berbahan Baku Lokal

Dorong Olahan Berbahan Baku Lokal

PARINGIN. Hingga kini, berdasarkan data terakhir Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Balangan setidaknya ada sekitar 1095 buah usah mikro yang menyerap sekitar 1967 tenaga kerja diluar para pelaku UMKM itu sendiri.

Dari 1095 UMKM ini, 292 buah diantaranya sudah memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang tersebah diseantero wilayah Bumi Sanggam.

Peningkatan jumlah pelaku UMKM dan Industri ini tidak terlepas dari kebijakan Pemkab Balangan yang menjalankan roda pemerintahan berdasarkan pilar visi pembangunan yakni, mewujudkan perekonomian masyarakat yang lebih maju, mandiri dan dinamis berlandaskan ekonomi kerakyatan dan optimalisasi pemenfaatan sumber daya alam yang didasari prinsip pembangunan yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Balangan, Rahkmadi Yusni mengungkapkan, peningkatan ini merupakan hasil  optimalisasi pemenfaatan sumber daya alam yang didasari prinsip pembangunan yang berkelanjutan pihaknya terus mendorong pertumbuhan UMKM dan Industri di Balangan berdasarkan keunggulan potensi daerah masing-masing.

“Selain memberikan bantuan pelatihan dan permodalan , Kita selalu mendorong bagi para pelaku UMKM maupun industri untuk membuat produk sesuai dengan keunggulan daerah (potensi daerah) masing-masing agar bisa menjadi Icon produk Balangan.,” Tandasnya.

Dorongan tersebut, Lanjut Rahmadi, terbukti dengan meningkat dan beragramnya hasil produk yang dihasilkan lewat UMKM sesuai dengan daerah penghasil bahan baku produk itu sendiri.

Lebih lanjut, Rakhmadi mengungkapkan, tiap tahunnya selalu terjadi pertumbuhan dunia UMKM maupun usaha mikro lainnya di Balangan. Dimana selama ini pertumbuhan UMKM Balangan antara 4 sampai. 5 persen per tahun dan mereka bergerak di bidang kerajinan tangan, gula aren, anyam-anyaman maupun usahan pengolahan makanan dengan bahan baku potensi lokal.

"Balangan memiliki beragram komunitas unggulan hampir ditiap sesuai potensi unggulan daerah kecamatan itu, dengan keberagraman ini menjadikan Bumi Sanggam mempunyai satu keunggulan tersendiri dibanding daerah lain."Imbuhnya.

Untuk itulah,Rahmadi menegaskan Pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan pembinaan UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta juga penyerapan lapangan pekerjaan tenaga lokal diluar bidang pertambangan dan perkebunan. Pembinaan itu antara lain diversifikasi produk, pelatihan manajemen, keuangan, dan kewirausahaan.Fit/mb

Dinkes Tambah Fasilitas Kesehatan

inkes Tambah Fasilitas Kesehatan

PARINGIN. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balangan Humam Arifin, menyampaikan adanya penambahan fasilitas kesehatan diantaranya, keberadaan Puskesman, Pustu maupun Polindes yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dimasyarakat.

“Hingga kini, di Balangan sudah berdiri sebanyak 103 buah Poskesdes, 23 Puskesmas Pembantu dan 12 buah Puskesmas dengan tenaga medis dan fasilitas yang cukup,” bebernya.

Kedepan, lanjutnya, guna mewujudkan program Satu Desa Satu Poskesdes Dinkes Kabupaten Balangan ditahun 2016 mendatang akan membangun 6 buah gedung Poskesdes baru.

Penambahan fasilitas kesehatan ini, kata Humam, dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat khusunya yang belum terjangkau fasilitas kesehatan terdekat, sehingga pelayanan medis ini dapat merata sampai kedaerah terpencil sekalipun.

"Untuk ke 6 Poskesdes yang akan dibangun yakni, di desa Lasung Batu, Balida Kecamatan Paringin, Panggung Kecamatan Paringin Selatan,  Karya Kecamatan Halong, Badulunga Hilir dan Pulantan Kecamatan Awayan," ungkapnya.

Terakhir Humam mengungkapkan, jika dirinci setidaknya Balangan sudah memiliki tenaga medis atau kesehatan terdiri dari Dokter Umum 17 orang, Bidan 164 orang dan perawat 125 orang ditambah beberapa dokter spesialis seperti  dokter spesialis penyakit dalam, bedah, anastesi, anak, obgyns, rehab medik dan radiologi jumlah ini akan terus bertambah menginggat Pemkab Balangan juga tengah melakukan program pembiyaan kuliah dibidang kesehatan bagi putra-putri Balangan yang jika lulus nanti harus mengabdi di Bumi Sanggam.
”Dengan jumlah fasilitas dan tenaga medis yang ada serta didukung berbagai program pemerintah dibidang kesehatan kedepan pelayanan kesehatan bagi warga Balangan bisa dirasakan seluruh masyarakat Balangan secara merata dan adil,’’ Harapnya.Fit/mb

Penuhi Penyediaan RTH Untuk Masyarakat

Penuhi Penyediaan RTH Untuk Masyarakat

PARINGIN. Hingga kini keberadaan ruang terbuka di kabupaten balangan  sekitar 7,592 hektar yang tersebar di 14 tempat. Dari 14 ruang terbuka itu, 12 diantaranya merupakan ruang RTH dan 2 ruang terbuka non hijau yakni, lapangan bola Martasura dan taman simpang 3 mantimin.

Sedangkan, berdasarkan Interpretasi Citra Satelit Spot 5 Tahun 2009 dari luas Kabupaten Balangan 182.823,83 hektar, terbagi antara luas kawasan terbangun seluas lebih kurang 18.888,59 hektar atau sebesar 10,33% dari seluruh wilayah Kabupaten Balangan. Artinya masih ada sebesar lebih kurang 163.935,24 hektar atau 89,66% lahan tidak terbangun atau ruang terbuka hijau yang terdiri dari hutan lindung, hutan produksi, sawah, semak belukar, kebun, perairan dan sungai.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLHK) Balangan, Karim Suadi mengungkapkan, bagian dari penyediaan dan pemanfaatan dari strategis kawasan sesuai dengan pengelolaan tata ruang.

Konsep  areal publik yang dibangun ya, berupa Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang keberadaannya sangat penting karena selain memiliki fungsi utama (intrinsik) yakni fungsi ekologis juga mempunyai fungsi tambahan (ekstrinsik) yaitu fungsi arsitektural, fungsi sosial dan fungsi ekonomi.

"Fungsi RTH ini bukan hanya untuk kawasan konservasi untuk kelestarian hidrologis namun juga sebagai tempat rekreasi dan olahraga masyarakat," bebernya.

Pembangunan RTH sendiri, kata Karim, tidak terlepas dari upaya pemerintah guna menyediakan tempat respentative bagi masyarakat untuk beraktivitas diluar kesibukan sehari-hari baik secera indvidu maupun bersama keluarga. Fit/mb

Dinas PU Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Dinas PU Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

PARINGIN - Target swasembada pangan tidak hanya menjadi tugas dari Dinas PTHPP untuk mencapainya, namun dilakukan dengan lintas sektor oleh Pemkab Balangan.
Salah satunya yaitu dalam mengelola saluran irigasi, hal ini melibatkan Dinas Pekerjaan Umum setempat. Setiap tahunnya dana untuk rehabilitasi jaringan irigasi di seluruh wilayah Kabupaten Balangan selal disisihkan.
Rehabiitasi jaringan irigasi atau pembangunan jaringan irigasi  dimaksudkan agar hasil produksi pertanian para petani bisa optimal, dan ke depan dapat dilakukan tiga kali panen dalam setahun.
Plt Kepala Dinas PU Balangan, Irwan mengatakan, pihaknya siap mendorong program swasembada pangan, untuk itu  akan melakukan upaya maksimal dalam memenuhi kebutuhan akan air melalui penyediaan jaringan rigasi yang baik dan terawat.
Di tahun anggaran 2015 ini saja kata Irwan, Dinas PU melalui Bidang Pengairan  telah menganggarkan dana dengan total pagu fisik sebesar  Rp69.473.372.750, untuk membangun sarana dan prasarana jaringan irigasi, merehabilitasi jaringan irigasi yang rusak, serta normalisasi sungai yang rutin dilakukan.
"Pembangunan jaringan irigasi ini akan dilakukan secara merata di beberapa wilayah kecamatan," ujarnya.
Saluran irigasi yang merupakan andalan para petani ini lanjut Irwan, harus mendapat perhatian serius untuk mencapai target swasembada pangan tahun 2015,  bahkan tiga tahun ke depan.Fit

Empat SD Kecil Kembali Dibangun



PARINGIN - Dalam upaya mewujudkan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Balangan, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat terus melakukan pembenahan yang intens untuk menjamin tidak ada anak yang putus sekolah, bahkan tidak sekolah sama sekali.

Guna menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yang tinggal di pedalaman wilayah lereng pegunungan Meratus, Disdik Balangan pada tahun 2015 ini tadi kembali telah membangun empat buah Sekolah Dasar (SD) Kecil.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Disdik Balangan, Abdul Basyid mengatakan, urusan administrasi untuk empat SD Kecil ini semuanya sudah rampung dan pada tahun ajaran baru 2016 mendatang sudah bisa melakukan penerimaan siswa baru.

Disebutkannya, Empat SD Kecil yang dibangun di Desa Tampaan, Tanjungan Jelamo, Kurihai dan Ambata yang semuanya masuk dalam Kecamatan Halong Kabupaten Balangan.

"Tinggal tenaga pengajarnya saja lagi yang akan kita siapkan, terutama untuk Kepala Sekolah. Sedangkan untuk tenaga guru bisa direkrut dari masyarakat sekitar sebagai tenaga kontrak, yang penting pendidikannya minimal S1," tandasnya.

Basyid berharap dibangunnya sekolah kecil baru ini bisa menampung anak didik pedalaman meratus agar mereka bisa mengenanyam pendidikan yang sama . Fit/mb

Hawari : APBD 2016 Berimbang

Hawari : APBD 2016 Berimbang

PARINGIN. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Balangan menggelar rapat paripurna tentang penyampaian Raperda Apbd Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2016, yang bertempat diRuang Sidang DPRD Kabupaten Balangan.

Agenda Sidang  paripurna pertama dengan agenda Penyampaian Raperda anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten balangan tahun anggaran 2016.

Penyampaian R -APBD tahin 2016 disampaikan oleh Penjabat Bupati Balangan HM Hawari yang pertama kali menjalankan salah satu tugas  sebagai kepala daerah dalam mengajukan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah disertai penjelasan dan dokumen-dokumen pendukungnya kepada dewan perwakilan rakyat daerah untuk memperoleh kesepakatan bersama.

"Sebagaimana kita maklumi bersama, kita masih harus berhadapan dengan berbagai bentuk keterbatasan, terutama pada sumber daya  keuangan. salah satu upaya mengatasi kendala keterbatasan anggaran adalah dengan mendorong peningkatan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan,"Tutur Hawari.

Disampaikannya, anggaran dari pemerintah daerah difungsikan sebagai stimulus untuk menggerakkan partisipasi, swadaya dan kemandirian masyarakat.
pada sisi anggaran sendiri, sistem pengelolaan keuangan daerah selalu diarahkan untuk memenuhi tuntutan efektivitas pelaksanaan kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan program, serta efisiensi dalam penggunaan anggaran.

untuk mendukung terpenuhinya tuntutan tersebut, perencanaan tahunan yang dilakukan melalui usulan anggaran oleh tiap-tiap SKPD sudah diharuskan memasukkan kaitan logis antara anggaran dengan indikator, ukuran dan target kinerja pelaksanaan kegiatan maupun program.

Hal ini mengandung arti bahwa daya serap anggaran tidak lagi menjadi indikator keberhasilan realisasi anggaran atau pelaksanaan program dan kegiatan. melainkan, keberhasilan suatu program atau kegiatan dilihat dari sejauh mana pencapaian atau kesesuaian antara target kinerja dengan hasil yang dicapai. berhasil/tidaknya suatu program atau kegiatan diukur dari kombinasi antara efektivitas pencapaian target dan efisiensi penggunaan anggaran, serta harus dapat dipertanggung-jawabkan.

bertitik tolak dari kekurangan, keterbatasan, kebijakan, strategi dan prioritas anggaran, serta ukuran keberhasilan yang kami sebutkan tadi, maka rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten balangan tahun anggaran 2016 telah sedapat mungkin kami susun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan pendapatan daerah yang berpedoman kepada rencana kerja pemerintah daerah dan kebijakan umum a.p.b.d, dengan gambaran besaran sebagai berikut:

pendapatan daerah sebesar  Rp 1.112.847.449.020,- yang terdiri dari: pendapatan asli daerah sebesar Rp 38.127.000.000,- ;
Dana perimbangan sebesar Rp 878.551.268.020,- dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 196.169.181.000,-.

Belanja daerah sebesar Rp 1.172.687.793.247,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar rp 568.785.792.291,- dan belanja langsung sebesar rp 603.902.000.956,-.
pembiayaan daerah sebesar Rp 59.840.344.227,- dengan rincian umum penerimaan pembiayaan daerah  yang terdiri dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya rp 59.830.344.227,- dan penerimaan kembali penyertaan modal  Tp 10.000.000,-.

Lebih lanjut, Dari gambaran tersebut kita bisa melihat bahwa rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten balangan tahun anggaran 2016 dalam posisi defisit belanja sebesar rp 59.840.344.227,-, sementara penerimaan pembiayaan daerah (pembiayaan netto) berada dalam posisi surplus sebesar rp 59.840.344.227,-. sehingga secara keseluruhan struktur raperda  a.p.b.d tahun anggaran 2016 adalah berimbang.

"demi kelancaran proses pembangunan dan peningkatan hasil-hasilnya, kami sangat mengharapkan agar pembahasan dan segala mekanisme yang diperlukan dapat segera kita selesaikan dan kemudian bisa diperoleh kesepakatan bersama,"Katanya.

Hadir dalam Rapat Paripurna Penyampaian R-APBD tahun Anggaran 2016 ini Unsur Muspida diantaranya Kapolres Balangan , AKBP Sudrajad Hariwibo, Perwira Penghubungan Kodim 1001 Amuntai-Balangan, Kapten Suganda, Perwakilan Kajari Paringin, Kepala BNNK Balangan serta unsur Pimpinan SKPD Pemkab Balangan. Fit/mb

Himbau Jaga Kantibmas Sampai Pedalaman Balangan



Himbau Jaga Kantibmas Sampai Pedalaman Balangan

PARINGIN - Guna menjalin silaturahmi dengan masyarakat Balangan yang tidak terkecuali warga  yang bermukim di daerah pegunungan, jajaran Polres Balangan melakukan rutin mengunjungi dan bersosialisasi sembari memberikan pemahaman menjaga keamanan dan ketertiban .

Tidak jarang dibawah pimpinan Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo,dan Wakapolres Kompol Iwan Wahyu Purnomo beserta para Kabag dan Kasat inten  menghadiri undangan masyarakat setempat untuk menyaksikan aruh adat yang digelar masyarakat setempat.

Dalam beberapa Kunjungannya, Kapolres AKBP Sudrajad Hariwibowo menyempatkan diri untuk memberi himbauan keamanan dan ketertiban kepada warga setempat. Termasuk juga himbauan mengenai sadar lalu lintas dan bahaya narkoba.
"Jangan sampai tinggal di wilayah pegunungan dijadikan alasan tidak tahu mengenai aturan berlalu lintas ketika berkendara ke kota," Kata  Kapolres.

Selain menghimbau warga agar mentaati peraturan lalu lintas, Kapolres juga sedikit menyinggung mengenai peredaran gelap narkoba yang sekarang sudah tidak pandang tempat lagi, dari wilayah perkotaan hingga pinggiran.
"Peredaran narkoba sekarang sudah menyasar ke daerah pedalaman, untuk itu kita mengajak masyarakat agar lebih mengaktifkan Forum Keamanan Masyarakat Desa (FKMD) guna mencegah adanya peredaran narkoba dan potensi lain yang mengganggu keamanan desa," ajaknya.

Kapolres juga berpesan kepada masyarakat bila menemui hal yang berkaitan dengan kejahatan agar segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat sembari meminta untuk menghindari perbuatan main hakim sendiri. Fit/mb

Angka Golput Dibalangan Menurun



Angka Golput Dibalangan Menurun

PARINGIN.  Suksesnya pemilihan Kepala Daerah ( pilkada ) kabupaten yang telah berlangsung 9 desember tidak luput dari antusias warga yang mengunakan hal suara untuk memilih pemimpin terbaik.

Antusuas warga mengunakan hak suara ini tidak lepas dari peran Badan Kesatuan bangsa dan politik Kabupaten Balangan yang rutin mengelar sosialisasi partisipasi warga untuk penggunaan hak suara.

"Pilkada kali ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, kita juga melakukan pemantauan politik daerah, dan angka golpul menurun,  Itu harapan kita,”ujar Kepala Kesbangpol ,Listiani kepada mata banua,Kamis.

Langkah untuk sosialiasi menyasar semua lapisan masyarakat yang ada di Kecamatan. Mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, RT, toko masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), toko agama, hingga masyarakat umum lainnya. Cara demikian dimaksud agar semua lapisan masyarakat dapat mengetahui dan paham benar peran serta masyarakat itu sendiri dalam pilkada tahun ini.

Terkait data grafik partisipasi warga dipilkada, Listiani mengatakan masih dalam tahap pendataan namun secara persentasi ada penurunan sekitar 15% angka golput dalam pilkada 2015 dibandingkan pada waktu Pilpres dan Pileg. Fit/mb

Bantuan Peralatan di Pasca Panen dan Hasil Hortikultura.





Bantuan Peralatan di Pasca Panen dan Hasil Hortikultura.

PARINGIN. Untuk meningkatkan produktifitas hasil panel dan Pengelolaan Hasil Hotikultura, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura peternakan dan perikanan ( DPTPHPP ) Kabupaten Balangan memberikan fasilitas berupa bantuan Bantuan Mesin Pengolahan Hasil panen.

Kepala Dinas PTPHPP setempat, Tuhalus menyampaikan, Mesin pengelolaan ini diberikan  untuk Kelompok Wanita Tani, Kelompok Tani dan UKM pada masing-masing kecamatan. 

"Setiap kecamatan dipilih dua kelompok untuk memperoleh bantuan tersebut untuk dipergunakan mengolah hasil panen,"Terangnyan.

Disebutkannya, Mesin pengolahan hasil tersebut antara lain Mesin tepung kering (bisa digunakan untuk tepung beras, pisang, jagung dll),Mesin tepung basah (bisa digunakan untuk ubi kayu, waluh, ubi jalar dan untuk pemarut kelapa.
Diesel penggerak.

Kemudian, untuk Kelompok yang memperoleh bantuan tersebut adalah
KWT Nusa Indah dari Desa Putat Basiun Kecamatan Awayan
KWT Mekar Harum dari Desa Piyait Kecamatan Awayan
KWT Mawar dari Desa Banua Hanyar Kecamatan Batu Mandi
UKM Keluarga Sejahtera dari Desa Teluk Mesjid Kecamatan Batu Mandi
KWT Tunas Baru dari Desa Halong Kecamatan Halong
KWT Mina Makmur dari Desa Hauwai kecamatan Halong
Kelompok Tani Tunas Muda dari Desa Galumbang kecamatan Juai
KWT Bunga Rampai dari Desa Sirap Kecamatan Juai
KWT Jaya Bersama dari Desa Simpang Tiga Kecamatan Lampihong
Kelompok Tani Harapan Masa dari Desa Lampihong Kanan kecamatan Lampihong
KWT Sekar Wangi dari Kelurahan paringin Kota kecamatan paringin
KWT Kabang Bersemi dari Kelurahan Paringin Timur Kecamatan paringin
KWT Kamboja dari desa Halubau kecamatan Paringin Selatan
KWT Teratai dari desa Inan kecamatan paringin Selatan
KWT Mekar Bersama dari desa Mayanau kecamatan Tebing Tinggi
KWT Bahagia dari desa Tebing Tinggi kecamatan Tebing Tinggi.

Namun, Kata tuhalus, Dari semua kelompok ini masih tersisa 4 kelompok yang belum diserahkan karena masih proses pengadaan dan peng SPJ an yaitu dari kecamatan Paringin dan Batu Mandi.

Diharpaknannya, kedepan dengan adanya bantuan tersebut masyarakat lebeih terbantu untuk memaksimalkan pengolahan pasca panen sekaligus mampu meningkatkan produktifitas pertanian dan Holtikultura dikabupaten Balangan. Fit/mb

Bidan dan Perawat Warga Terpencil Dapat Beasiswa




Bidan dan Perawat Warga Terpencil Dapat Beasiswa

PARINGIN. Derajat kesehatan keluarga sangat ditentukan oleh derajat kesehatan ibu dan anak yang merupakan kelompok penduduk yang rawan terhadap gangguan kesehatan ibu merupakan pendidik pertama di dalam keluarga yang memegang peranan dalam kesejahteraan keluarga.

Tingginya angka kematian ibu (AKI), yaitu  334 Per 100.000 Kelahiran hidup  (SDKI tahun 1997), dan penurunannya yang lambat merupakan masalah prioritas yang belum teratasi. Sedangkan target yang harus dicapai pada tahun 2015 adalah 102 per 100.000 kelahiran hidup.

Penurunan AKI pada tahun 2015 menjadi 102/100.000 kelahiran hidup kondisi saat ini 228/100.000 kelahiran hidup (SDKI 2007) indikator ini diramalkan sulit untuk dicapai kondisi ini tidak hanya di Indonesia akan tetapi juga di temui di negara berkembang.
AKI di kalimantan selatan masih tinggi jauh diatas rata-rata nasional yaitu 307/100.000 kelahiran hidup (SDKI 2007) dan di kabupaten Balangan selama 5 (tahun) terakhir menunjukann trend yang turun naik AKI, jumlah kematian ibu mulai   tahun 2007: 2 orang tahun 2008 1 orang, tahun 2009 : 6 orang,  tahun 2010 3 orang, tahun 2011 6  kematian ibu tahun 2010 6 orang dengan penyebab perdarahan, eklamsi, lain lain dengan Kematian bayi mulai   tahun 2007: 21 orang tahun 2008: 26 orang, tahun 2009 : 36 orang,  tahun 2010: 39 orang, tahun 2011: 49    Indikator proyeksi terhadap penurunan AKI dan AKB peningkatan kesehatan ibu ditujukan dengan cakupan pertolongan persalinan tenaga kesehatan dan trennya memperlihatkan peningkatan yang tajam dari 38,5 persen tahun 1992 menjadi 73.42 persen  tahun 2007.

Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Humam Ariffin mengatakan Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Anga Kematian Bayi salah satu upaya yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Balangan  dalam merekrut tenaga Bidan dan Perawat melaui seleksi penerimaan calon pegawai Negeri Sipil di mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2010 tetapi masih belum mencukupi kebutuhan  tenaga kesehatan tersebut

" maka dianggap perlu untuk mendidik putra putri daerah terpencil untuk menjadi Bidan dan Perawat guna mencukupi tenaga kesehatan di lapangan dengan juga diberikan bea siswa,"Imnuhnya.

Oleh Dinas Kesehatan, Jelas humas, sejak tahun 2008 dan 2009 ada 23 orang warga daerah (desa, red) terpencil yang dikuliahan di Akademi Kebidanan, bahkan ada 3 orang yang sudah menyandang gelar S1 Keperawatan Sari Mulia Banjarmasin.

Seperti halnya program lain yang telah berjalan, program ini juga diharapkan memberi sumbangsih besar terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. "Ditilik dari manfaatnya yang besar diharapkan program seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan demi terpenuhinya tenaga kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Balangan, terutama di daerah terpencil,"Harap Humam. Fit/mb

3 Sekolah Sudah Dapat SERTIFIKAT ISO 9001:2008



3 Sekolah Sudah Dapat SERTIFIKAT ISO 9001:2008

PARINGIN. Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan terus melakukan peningkatan mutu sekolah terutama di Tingkat Sekolah Menengah atas yang merupakan jenjang terakhir menuju perguruan tinggi.

Salah satu upaya Dinas Pendidikan yakni menargetkan Sekolah mendapkan Sertifikat ISI 9001:2008 yang merupakan bukti  peningkatan sistem manajemen mutu di sekolah sehingga terwujudnya pelayanan publik yang baik maka melalui program 17-64 Pembinaan kelembagaan sekolah dan manajem serta sekolah dengan penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS).

Kepala Dinas Pendidikan setempat, Eddy Yulianto,menyebutkan pihaknya menargetkan 5 sekolah menengah atas yang dimasukkan untuk mendapatkan  sertifikat  ISO 9001:2008. Namun sampai tahun 2015 ini hanya 3 sekolah yang mendapatkan sertifikat tersebut 

"3 sekolah tersebut yang mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008  yaitu : (1). SMKPPN Paringin pada tahun 2012, (2). SMKN 1 Batumandi pada tahun 2013, (3). SMKN 1 Paringin pada tahun 2014,"Sebutnya.

Namun, Lanjut Eddy, pihaknya Optimis ditahun selanjutnya akan bertambah sekolah yang mendapatkan setifikat ISO 9001:2008 , hal ini dinilai dari segi mutu pelayanan , fasilitas dan tenaga pengajar disekolah SMA sudah jauh  mencukupi

Selain itu, sekarang  bidang pendidikan menengah melalui program 17-61 Penyediaan bantuan operasional manajemen mutu (BOMM), dimana program tersebut untuk membantu biaya operasional sekolah negeri, dan untuk sekolah swasta memalui bantuan dana hibah,"jadi dengan program tersebut sekolah sudah tidak lagi memikirkan biaya opersional pendidikan"Pungkasnya. Fit/mb

BLK Tambah Pelatihan Kejuruan



BLK Tambah Pelatihan Kejuruan

PARINGIN. Pemerintah Kabupaten Balangan saat ini masih menghadapi permasalahan ketenagakerjaan yang sangat komplek. Dari jumlah pengganguran secara akumulatif terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah lulusan pendidikan sekolah.

Disisi lain sebelum dibentuknya Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan yang ada masih belum optimal dalam membekali pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Balangan, Nugroho mengatakan, BLK salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia yang diharapkan menjadi "agen of change" untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan etos kerja produktif.

"Dengan dibentuknya BLK ini diharapkan dapat mengatasi permasalah ketenagakerjaan secara umum, lebih khususnya terkait masalah pengangguran," katanya.

Lebih lanjut melalui pelatihan diberbagai kejuruan, BLK Balangan berupaya untuk membekali kerja agar dapat terserap pasar kerja, dan terlebih lagi untuk dapat memperluas serta mencipatkan lapangan kerja.

BLK Balangan yang berada di Jalan Desa Mampari Poros Mantimin Batumandi ini merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang secara administratif berada di bawah pembinaan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"BLK dibentuk berdasarkan peraturan bupati nomor 13 tahun 2009 tentang pembentukan, organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis (UPT) dinas dan badan dilingkungan pemerintah Kabupaten Balangan," ujarnya.

Dikatakannya, untuk workshop kejuruan las, bangunan dan gedung kejuruan operator komputer BLK dibangun mulai tahun 2010 dengan dana hibah dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

"Untuk ruang kejuruan operator komputer semula sebagai kantor pengelola, sehubungan dengan kantor pengelola dan workshop otomotif dan listrik dibangun tahun 2014 sudah selesai dengan sumber dana APBD 2015 dan sekarang sudah difungsikan," kata Nugroho.

BLK Balangan berfungsi memulai mengadakan pelatihan baru pertama mula tanggal 5 April 2012 dengan kejuruan teknis las dan kejuruan bangunan kontruksi dan beton yang mana keduanya bersumber dana APBD 1 dengan 1 paket.

Kembali Nogroho menjelaskan hingga tahun 2015 menjelang akhir BLK Balangan ini sudah memberikan pelatihan kepada 282 orang yang terdiri dari lima kejuruan yakni komputer sebanyak 64 orang, last listrik sebanyak 64 orang, menjahit sebanyak 16 orang, otomotif 90 sebanyak orang dan instalasi penerangan sebanyak 48 orang.

"Tahun 2015 ini kami sudah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat balangan yang bersumber dari APBD 5 paket dan APBN 12 paket," Pungkasnya. Fit/mb

Latih Generasi Muda Dengan Ketrampilan



Latih Generasi Muda Dengan Ketrampilan

PARINGIN. Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan yang berada di Jalan Desa Mampari Poros Mantimin Batumandi ini terus melakukan pembinaan kepada geberasi muda agar berketrampilan .

Kepala BLK Balangan, Nugroho menyampaikan BLK Balanagan ini  merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang secara administratif berada di bawah pembinaan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"BLK dibentuk berdasarkan peraturan bupati nomor 13 tahun 2009 tentang pembentukan, organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis (UPT) dinas dan badan dilingkungan pemerintah Kabupaten Balangan," Terangnya.

Dikatakannya, untuk workshop kejuruan las, bangunan dan gedung kejuruan operator komputer BLK dibangun mulai tahun 2010 dengan dana hibah dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

"Untuk ruang kejuruan operator komputer semula sebagai kantor pengelola, sehubungan dengan kantor pengelola dan workshop otomotif dan listrik dibangun tahun 2014 sudah selesai dengan sumber dana APBD 2015 dan sekarang sudah difungsikan," kata Nugroho.

BLK Balangan berfungsi memulai mengadakan pelatihan baru pertama mula tanggal 5 April 2012 dengan kejuruan teknis las dan kejuruan bangunan kontruksi dan beton yang mana keduanya bersumber dana APBD 1 dengan 1 paket.

Kembali Nogroho menjelaskan hingga tahun 2015 menjelang akhir BLK Balangan ini sudah memberikan pelatihan kepada 282 orang yang terdiri dari lima kejuruan yakni komputer sebanyak 64 orang, last listrik sebanyak 64 orang, menjahit sebanyak 16 orang, otomotif 90 sebanyak orang dan instalasi penerangan sebanyak 48 orang.

"Tahun 2015 ini kami sudah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat balangan yang bersumber dari APBD 5 paket dan APBN 12 paket," ungkapnya.

Sebelumnya pendaftar yang masuk sebanyak 402 orang, namun setelah diseleksi yang lulus sebanyak 282 orang yang berhak mengikuti pelatihan.

Menurutnya tujuan pelatihan ini agar para peserta bisa masuk dunia kerja dengan baik, kemudian melatih diri paling tidak bisa berwiraswasta. Dan yang paling penting adalah meningkatkan kualitas produktifitas tenaga kerja. Fit/mb

Kembangkan Sentran Kawasan Pembibitan Ternak Sapi



Kembangkan Sentran Kawasan Pembibitan Ternak Sapi

PARINGIN. Dalam mempercepat pembangunan perdesaan dan pertanian diperlukan komitmen dan tanggung jawab moral pembangunan diri segenap aparatur pemerintah, masyarakat, maupun swasta, sehingga pembangunan pertanian dapat dilakukan secara efektif, efisien, terintegrasi, dan sinkron dengan pembangunan sektor lainnya dan berwawasan lingkungan.

Menyikapi berbagai tantangan dan ancaman dalam pengembangan Perbibitan , maka diperlukan terobosan program yang melibatkan berbagai pihak yang perlu dilakukan secara terarah dan terkoordinasi.

Salah satu Sentra Kawasan Pembibitan Peternakan yang dikembangkan oleh  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Balangan yang berada di wilayah Kecamatan Paringin Selatan.

Kepala Dinas PTPHTPP Kabupaten Balangan, Ir Tuhalus menyampaikan Perkembangan ternak Sentra Kawasan Pembibitan Peternakan dari awal populasi 27 ekor induk sapi Simental dari APBD II dan 18 ekor betina dari APBD I sekarang keadaan menjadi 31 ekor induk, 1 Pejantan, 46 ekor anak (Jantan 20 ekor, dan anak Betina 26  ekor)

"Sentra Kawasan Pembibitan Peternakan merupakan  kawasan yang dicanangkan untuk memproduksi bibit-bibit ternak crossing untuk dikembangkan kepada masyarakat Kabupaten Balangan dengan tujuan dapat memperbaiki ekonomi masyarakat,"Terangnya.

Sementara, untuk kegiatan penanganan limbah ternak dimana digunakan sebagai pupuk organic, dimana limbah padat di keringkan dengan dicampur dengan dedak, serbuk gergaji, gula, sekam, kapur dan EM4 sehingga lebih meningkatkan peningkatan N dan kandungan unsur hara lainnya

Untuk pemenuhan Pakan,Lanjut tuhalus, Pengelola melakukan Pemeliharaan lahan hijauan dilakukan dengan pemberian pupuk berupa kotoran sapi yang  setelah rumput ditebang agar rumput dapat tumbuh optimal dan bisa ditebang kembali 40 – 50  hari kemudian. Karena luasnya lahan yang dimiliki sentra perbibitan maka lahan dibagi beberapa tempat untuk memudahkan penebangan, pemupukan dan penebangan kembali

Disampaikannya pula, Untuk perkembangbiakkan dilakukan dengan kawin alam dan inseminasi buatan. Pengawasan birahi harus dilakukan dengan tepat. Bila sapi yang birahi satu kandang dengan pejantan biasanya langsung terjadi kawin alam. Sedangkan bila yang tidak satu kandang dilakukan inseminasi buatan.

"Kita harapkan Sentran pembibitan sapi ini bisa mengoptimalkan pasokan sapi sehingga kebutuhan akan daging sapi bisa selalu terpenuhi baik untuk masyarakat balangan maupun masyarakat luar balangan,"Pungkasnya.

Perlu Perusda Baru DiBalangan



Perlu Perusda Baru DiBalangan

PARINGIN,  Semakin berkembangnya daerah Balangan seiring perjalan waktu, kedepan dinilai perlu adanya Perusahaan Daerah (Perusda) baru guna mendukung perekonomian daerah.

Perlunya Perusda baru ini, diungkapkan oleh Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi yang bahwa saat ini Keberadaan Perusda baru memang sudah selayaknya dibentuk, mengingat keberadaannya mempunyai peran penting bagi perekonomian Balangan.

Keberadaan Perusda, menurut dia, bukan hanya sekedar media guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Bumi Sanggam, namun juga mempunyai fungsi kontrol terhadap gejolak perekonomian yang terjadi.

"Bisa saja nanti Perusda yang dibangun akan bersentuhan langsung dengan masyarakat misalnya sebagia badan usaha yang menampung produk petani agar harga tetap stabil disaat musim panen," bebernya.

Dengan begitu, lanjut Hadi, maka secara langsung menfaat keberadaan Perusda akan langsung bisa dirasakan masyarakat.
DPRD Balangan sendiri, menurut dia, akan mendukung Pemkab Balangan jika berencana akan membentuk Perusda baru dengan catatan tidak mengganggu sirkulasi keuangan daerah.

"Bahkan kami mendukung jika nantinya diperlukan Perda Holding bagi Perusda untuk keperluan kerjasama dengan investor," ungkapnya.

Perda Holding bagi Perusda sendiri, rinci Hadi, sangat penting karena seiring perkembangan dan pertumbuhan dinamika wilayah memerlukan sebuah holding atau perusahaan induk.

"Dengan adanya holding Perusda maka semua Perusda yang ada bisa ikut ambil bagian sehingga keberdaannya lebih efektif lagi," Harapnya.

Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Balangan



Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Balangan

PARINGIN. Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Balangan mengelar Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Balangan terpilih di Aula Mayang Maurai  selasa (22/12). Dimana KPU mengundang seluruh Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Balangan dan pasangan calon yang perolehan suaranya terbanyak.

Ketua KPU Balangan Aidinnor SSos, mengatakan, pasangan Ansharuddin-Syaifullah memperoleh sebanyak 25.064 suara atau 52,80 persen, sementara pasangan calon Dimas Febriandie - HM Yusuf mendapatkan suara jauh dibawahnya, tepatnya hanya sebesar 15.636 suara.  Sementara, pasangan calon (Paslon) H Riduan Darlan - Rusli Abbas hanya mendapatkan 9.656 suara dan pasangan H Suhardi - H Sabirin dengan 9.244 suara atau 42,02 persen.

"Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2015 pasal 49 ayat 1, bahwa penentuan calon terpilih didasarkan atas perolehan suara terbanyak," kata Aidi dalam rapat pleno terbuka penetapan calon terpilih di KPU Balangan.

Menurut dia, dasar penetapan pasangan terpilih sesuai dengan Surat Keputusan (SK) penetapan hasil rekapitulasi nomor Nomor. 66/KPts/KPU-Kab-022.435940/2015.
Aidi mengatakan, penetapan calon terpilih juga mengacu pada Peraturan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 5 Tahun 2015 bahwa batas akhir waktu untuk menyampaikan pengajuan permohonan perselisihan hasil pemilihan kepada MK adalah tiga hari sejak penetapan hasil rekapitulasi.

"Sampai tadi malam (Senin) 21 Desember kami menunggu informasi dari MK terkait ada tidaknya pengajuan perselisihan hasil Pilkada, namun surat dari MK menyebutkan bahwa laporan gugatan ke MK dari Balangan, nihil," katanya.

Ia mengatakan, atas dasar tersebut KPU Balangan menetapkan calon terpilih terhadap pasangan nomor urut satu yang diusung Partai PPP, PBB, PKB, Nasdem, Hanura dan PDI P.

Aidi mengatakan, selanjutnya KPU Balangan akan menyampaikan Berita Acara dan SK penetapan calon terpilih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan, kemudian DPRD meneruskannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Kalsel.

Sementara, Asisten 1 Pemkab Balangan, Zainal Abidin A yang membacakan sambutan Penjabat Bupati Balangan menyampaikan mengapresiasi dan menghormati setiap proses dari tahapan pilkada yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Balangan.

Menurutnya penyelenggaraan Pilkada kabuapten Balangan  telah berjalan sukses. Dimana komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Balangan  telah melaksanakan tugas, beban dan tanggung jawab untuk Pilkada tanpa meninggalkan perselisihan pemilukada tahun 2015 ini.

Hal yang paling mendasar adalah terselenggaranya Sistem Pemerintahan yang sukses , untuk itu apabila proses ketetapan sudah mempunyai kekuatan hukum yang kuat  sebagaimana mestinya .

“ Pemerintah Kabupaten Bintan mengapresiasi kinerja KPU dan Panwaslu Kab Balangan atas kerja kerasnya sukses penyelenggaraan Pilkada Serentak ."Tuturnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut seluruh Anggota dan Komisaris KPU Kabupaten Balangan, seluruh Anggota dan Komisaris Panwaslu Kab Balanga , FKPD Kab Balanga, Seluruh kepala  SKPD pemkab Balangan, Seluruh Ketua dan Anggota PPK , Camat , dan Tim Pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Balangan. Fit/mb

Kowas dan Adaro Adakan Pelatihan Jurnalistik




PARINGIN,  Untuk lebih menambah wawasan para mahasiswa dibumi sanggam tentang dunia jurnalistik. Komunitas Wartawan Sanggam (Kowas), PT Adaro Indonesi bekerja sama dengan Stikom Balangan  mengelar Pelatihan Jurnalistik dasa, Rabu (16/12).

Pelatihan yang digelar dikampus Stikom Batupiring ini bertujuan mengenalkan dunia jurnalistik, mulai dari sejarah dunia jurnalistik hingga sistem kerja para wartawan dalam mencari dan menulisnya sebagai sebuah berita.

Pengurus  Kowas, FM Hidayatullah mengungkapkan, tujuan penyelengaraan ini untuk memberikan pengetahuan cara dasar ilmu terkait dunia Jurnalistik .

Selain itu, kata dia, pelatihan ini juga bertujuan untuk menarik minat para peserta untuk menulis serta mengetahui tentang seluk beluk dunia jurnalistik agar bisa membuat berita sesuai kaidah jurnalistik.

"Setidaknya para mahasiswa bisa berkontribusi memberikan membangun bumi sangga melalui karya jurnalis mereka nanti"Ujarnya.

Sementara, Media Relations Section Head PT Adaro Indonesia, Kadarisman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagaian dari program PT Adaro bidang Media Relations Section yang bekerjasama dengan rekan-rekan wartawan di Bumi Sanggam.
"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus kami lakukan, agar dunia jurnalistik lebih dikenal atau minimal minat menulis para peserta pelatihan bisa terus meningkat," harapnya.

Direkur Stikom, Slametno mengucapakan, ucapan terima kasih atas pelaksanaan pelatihan ini baik kepada pelaksana dari PT adaro serta kepada teman-teman Jurnalis yang bertugas diBalangan.

Pelatihan ini, kata Slamet, bisa memberikan gambaran kepada para mahasiswa apa dan bagaiman dunia jurnalistik itu. Selain itu, para peserta juga bisa tahu dan mengenal bagaimana sebuah berita dari sejak dibuat hingga sampai kepada pembaca.
"Semoga dengan pelatihan jurnalistik ini para mahasiswa yang menjadi peserta bisa mengembangkan bakatnya khususnya dalam dunia tulis menulis dan menambah kompetensi yang dimilikinya," pungkasnya. Fit/mb

Tanam Pohon Untuk Bagun Ekosistem Hutan


 


PARINGIN -Pemkab Balangan Melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan setempat mengelar Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia dan bulan menanam nasional ke-8, yang dilaksanakan serentak diseluruh indonesia.

Mengambil tempat di SMAN 2 Paringin selatan, Selasa (16/12) kemarin.HMPI dan bulan menanam nasional tahun 2015 ini bertemakan "Ayo kerja tanam dan pelihara pohon untuk hidup yang lebih baik. "

Acara yang dihadiri oleh PJ Bupati Balangan HM Hawari serta unsur Muspida dan perwakilannya diantaranya, Sekdakab Balangan, Ruskariadi,Kapolres Balangan AKBP Sudrajat Hariwibowo, Perwira Penghubung Kodim 1001 Amuntai - Paringin Kapten Suganda, Kajari Paringin, Angotta DPRD Balangan.

Membuka kegiatan, Penjabat Bupati Balangan HM Hawari Dalam sambutannya menyampaikan peringatan ini merupakan momentum untuk lebij membangkitkan semangat , Motivasi dan membudayakan menanam dan memelihata pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi lahan.

"Kita harus ingat  fungsi hutan sangat penting bagi kehidupan kita. Karena hutan sebagai penyangga kehidupan manusia dan bumi yang perlu dilindungi, dikonservasi, dimanfaatkan dan direboisasi untuk generasi sekarang dan akan datang", ungkapnya.

Lebih lanjut,Gerakan penanaman pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan dapat dilakukan melalui wana tani, wana ternak, dan wana mina untuk hidup lebih baik.

Hawari mengingatkan, Ekosistem hutan yang baik dari hasil gerakan penanaman pohon akan berperan sebagai pengatur tata air yang menjamin kuantitas, kualitas dan kuntinuitas aliran sungai sebagai sumber air lahan pertanian atau air minum bagi masyarakat.

Dikesempataan yang sama Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Haryono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi, dan membudayakan menanam pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi lahan di seluruh indonesia khususnya Balangan, jelasnya.

Senada dengan Pj Bupati, Haryono berharap karjasamanya semua unsur, agar dapat menjaga dan melestarikan ekosistem hutan." Kalau ekosistem hutan kita terjaga dan kualitasnya semakin meningkat,Tentu itu juga akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, sekaligus dapat menyediakan bahan baku industri kehutanan dan menyerap karbon dioksida di udara kita" Imbuhnya.(Vit-MB)