Selasa, 22 Desember 2015

BLK Tambah Pelatihan Kejuruan



BLK Tambah Pelatihan Kejuruan

PARINGIN. Pemerintah Kabupaten Balangan saat ini masih menghadapi permasalahan ketenagakerjaan yang sangat komplek. Dari jumlah pengganguran secara akumulatif terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah lulusan pendidikan sekolah.

Disisi lain sebelum dibentuknya Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan yang ada masih belum optimal dalam membekali pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Balangan, Nugroho mengatakan, BLK salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia yang diharapkan menjadi "agen of change" untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan etos kerja produktif.

"Dengan dibentuknya BLK ini diharapkan dapat mengatasi permasalah ketenagakerjaan secara umum, lebih khususnya terkait masalah pengangguran," katanya.

Lebih lanjut melalui pelatihan diberbagai kejuruan, BLK Balangan berupaya untuk membekali kerja agar dapat terserap pasar kerja, dan terlebih lagi untuk dapat memperluas serta mencipatkan lapangan kerja.

BLK Balangan yang berada di Jalan Desa Mampari Poros Mantimin Batumandi ini merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang secara administratif berada di bawah pembinaan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"BLK dibentuk berdasarkan peraturan bupati nomor 13 tahun 2009 tentang pembentukan, organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis (UPT) dinas dan badan dilingkungan pemerintah Kabupaten Balangan," ujarnya.

Dikatakannya, untuk workshop kejuruan las, bangunan dan gedung kejuruan operator komputer BLK dibangun mulai tahun 2010 dengan dana hibah dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

"Untuk ruang kejuruan operator komputer semula sebagai kantor pengelola, sehubungan dengan kantor pengelola dan workshop otomotif dan listrik dibangun tahun 2014 sudah selesai dengan sumber dana APBD 2015 dan sekarang sudah difungsikan," kata Nugroho.

BLK Balangan berfungsi memulai mengadakan pelatihan baru pertama mula tanggal 5 April 2012 dengan kejuruan teknis las dan kejuruan bangunan kontruksi dan beton yang mana keduanya bersumber dana APBD 1 dengan 1 paket.

Kembali Nogroho menjelaskan hingga tahun 2015 menjelang akhir BLK Balangan ini sudah memberikan pelatihan kepada 282 orang yang terdiri dari lima kejuruan yakni komputer sebanyak 64 orang, last listrik sebanyak 64 orang, menjahit sebanyak 16 orang, otomotif 90 sebanyak orang dan instalasi penerangan sebanyak 48 orang.

"Tahun 2015 ini kami sudah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat balangan yang bersumber dari APBD 5 paket dan APBN 12 paket," Pungkasnya. Fit/mb

0 komentar:

Posting Komentar