Pamsimas Tangani Masyarakat Tidak Terjangkau PDAM
PARINGIN -
Kondisi pemukiman di Kabupaten Balangan yang berjarak jauh, membuat
pelayanan dari PDAM Balangan tidak bisa menjangkau pemukiman warga yang
berada di daerah perbukitan dan pedalaman.
Untuk menyikapi
permasalahan itu dan membuat warga bisa merasakan aliran air bersih,
Pemkab Balangan pun gencar mengajukan usulan program Penyediaan Air
Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke pemerintah pusat.
Berdasarkan
data yang tercatat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
setempat, dari tahun 2008 hingga 2014 setidaknya ada 90 desa penerima
program Pamsimas di Kabupaten Balangan.
Kepala Bappeda Balangan, Akhriani memaparkan,
Tujuan
dari pengadaan program ini tentunya agar masyarakat yang tinggal di
daerah pedalaman tidak terjangkau oleh pelayanan PDAM Balangan, juga
bisa menikmati pelayanan air bersih layaknya masyarakat yang tinggal di
perkotaan.
Lebih lanjut, sumber dana pembangunan fasilitas
Pamsimas ini yaitu di antaranya 17 desa menggunakan APBD dan pembangunan
Pamsimas di 73 desa lainnya menggunakan dana dari APBN.
Diungkapkan
Akhriani, konsep pengelolaan fasilitas Pamsimas yaitu dikelola dan
dirawat secara langsung oleh masyarakat desa sekitar setelah selesai
dibangun.
"Namun sayangnya di antara 90 fasilitas Pamsimas yang
dibangun di desa-desa tersebut, lima di antaranya sudah rusak atau tidak
berfungsi lagi, sedangkan 34 lainnya tidak berfungsi
maksimal,"bebernya.
Akhriani menilai, rusaknya fasilitas Pamsimas
tersebut lantaran adanya kesalahpahaman dari masyarakat terkait
keberadaan fasilitas ini.
"Harusnya setelah fasilitas ini
dibangun, masyarakat desa lah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan
sampai pemeliharaannya," jelasnya.
Namun masih ada sebagian
masyarakat yang mengira bahwa apabila terjadi kerusakan terhadap
fasilitas Pamsimas maka akan diperbaiki oleh pemerintah, padahal tidak.
Menyikapi
fasilitas Pamsimas yang sudah terlanjur rusak itu Akhriani, pihaknya
mengajukan Hibah Khusus Pamsimas (HKP) supaya bisa diperbaiki
menggunakan anggaran dari pemerintah.
"Setelah itu ke depan kita akan memberikan pemahaman lebih kepada warga," imbuhnya.
Terlepas
dari itu, untuk tahun 2015 ini sendiri papar Akhriani, kembali dibangun
delapan Pamsimas di delapan desa. Disinggung apakah ada penambahan di
tahun 2016, ia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan PDAM
Balangan.Fit/mb
Selasa, 22 Desember 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar