Selasa, 22 Desember 2015

Pamsimas Tangani Masyarakat Tidak Terjangkau PDAM

Pamsimas Tangani Masyarakat Tidak Terjangkau PDAM

PARINGIN - Kondisi pemukiman di Kabupaten Balangan yang berjarak jauh, membuat pelayanan dari PDAM Balangan tidak bisa menjangkau pemukiman warga yang berada di daerah perbukitan dan pedalaman.

Untuk menyikapi permasalahan itu dan membuat warga bisa merasakan aliran air bersih, Pemkab Balangan pun gencar mengajukan usulan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke pemerintah pusat.


Berdasarkan data yang tercatat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, dari tahun 2008 hingga 2014 setidaknya ada 90 desa penerima program Pamsimas di Kabupaten Balangan.

Kepala Bappeda Balangan, Akhriani memaparkan,
Tujuan dari pengadaan program ini tentunya agar masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman tidak terjangkau oleh pelayanan PDAM Balangan, juga bisa menikmati pelayanan air bersih layaknya masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Lebih lanjut,  sumber dana pembangunan fasilitas Pamsimas ini yaitu di antaranya 17 desa menggunakan APBD dan pembangunan Pamsimas di 73 desa lainnya menggunakan dana dari APBN.

Diungkapkan Akhriani, konsep pengelolaan fasilitas Pamsimas yaitu dikelola dan dirawat secara langsung oleh masyarakat desa sekitar setelah selesai dibangun.

"Namun sayangnya di antara 90 fasilitas Pamsimas yang dibangun di desa-desa tersebut, lima di antaranya sudah rusak atau tidak berfungsi lagi, sedangkan 34 lainnya tidak berfungsi maksimal,"bebernya.

Akhriani menilai, rusaknya fasilitas Pamsimas tersebut lantaran adanya kesalahpahaman dari masyarakat terkait keberadaan fasilitas ini.

"Harusnya setelah fasilitas ini dibangun, masyarakat desa lah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sampai pemeliharaannya," jelasnya.

Namun masih ada sebagian masyarakat yang mengira bahwa apabila terjadi kerusakan terhadap fasilitas Pamsimas maka akan diperbaiki oleh pemerintah, padahal tidak.

Menyikapi fasilitas Pamsimas yang sudah terlanjur rusak itu Akhriani, pihaknya mengajukan Hibah Khusus Pamsimas (HKP) supaya bisa diperbaiki menggunakan anggaran dari pemerintah.
"Setelah itu ke depan kita akan memberikan pemahaman lebih kepada warga," imbuhnya.
Terlepas dari itu, untuk tahun 2015 ini sendiri papar Akhriani, kembali dibangun delapan Pamsimas di delapan desa. Disinggung apakah ada penambahan di tahun 2016, ia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan PDAM Balangan.Fit/mb

0 komentar:

Posting Komentar