Pesona Dayak Halong

Pesona Dayak Halong Tarian Daerah Belawang Api.

Pasar Modern Balangan

Pasar Tradisioal Bertaraf Modern yang ada di Jantung Kota Paringin .

Aruh Adat

Aruh Adat Masyarakat Dayak Halong Kabupaten Balangan.

Terminal Kota Paringin

Salah satu sudut dari Kota Paringin Ibukota Kabupaten Balangan.

Tugu Perjuangan

Monumen Tugu Perjuangan Rakyat Balangan kepada penjajah di Jantung Kota Paringin.

Kamis, 28 Januari 2016

Miniatur Indonesia : Umat Lima Agama Hidup Rukun Sejak Puluhan Tahun

 
 
Mengunjungi Miniatur Indonesia, Kecamatan Halong Kabupaten Balangan
Umat Lima Agama Hidup Rukun Sejak Puluhan Tahun
Kecamatan Halong Kabupaten Balangan di kalangan masyarakat luas dikenal sebagai miniatur Indonesia, karena memiliki pesona yang luar biasa.
WAHYUDI, Halong.
KEBERAGAMAN masyarakat dari suku dan agama berbeda yang bermukim di Kecamatan Halong sejak lama, menjadi salah satu alasan dikenalnya Halong sebagai miniatur Indonesia. 
Berjarak sekitar 45 KM dari ibukota Balangan, Paringin Kota, dengan kondisi jalan yang mulus, untuk mencapai Kecamatan Halong hanya diperlukan waktu kurang dari satu jam.
Setidaknya ada lima umat beragama yang hidup berdampingan, rukun dan saling membantu di kecamatan yang memiliki penduduk terbanyak dibanding kecamatan lainnya di Balangan tersebut, di antaranya yaitu Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha.
Kehidupan Umat beragama di Halong sangat rukun dan terbina dengan baik sejak puluhan tahun silam, kerukunan itu tersirat dalam kehidupan sehari-hari serta terpola dalam sistem sosial budaya masyarakatnya.
Hal itu diyakini terjalin karena masyarakat Halong mempunyai ikatan suku yang kuat juga karena memiliki latar belakang historis serta garis keturunan yang sama.
Menariknya, setiap desa di Kecamatan Halong didominasi oleh umat beragama tertentu, seperti Desa Kapul yang mendominasi adalah agama Budha, Desa Liyu penduduknya merupakan pemeluk agama Hindu, Desa Halong mayoritas Islam sedangkan Katolik dan Protestan yang merupakan umat minoritas dapat ditemui di beberapa desa.
Pendeta GKE Protestan Halong, Damayanto mengungkapkan, meskipun merupakan minoritas, namun pihaknya tidak pernah merasa dikucilkan oleh umat beragama yang lainnya.
"Ini sudah terjalin selama puluhan tahun. Toleransi umat beragama di sini sangat baik, sejauh ini tidak ada masalah sama sekali yang berkaitan dengan agama," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dari masyarakat sekitar, masuknya masing-masing agama dengan metode dan tahun yang berbeda. Agama Islam sendiri merupakan agama tertua yang masuk di kecamatan daerah lereng Meratus ini, kemudian disusul Kristen Protestan sekitar tahun 1930, Katolik pada sekitar tahun 1980-an dan Budha yang mulai berkembang pesat di tahun 1986 setelah dibangun Vihara Damasekha di Desa Kapul.
Menurut salah satu tokoh agama Hindu, Riansyah, Hindu merupakan agama termuda yang masuk di Halong, yaitu sekitar tahun 1994. Bahkan rumah ibadahnya pun baru dibangun pada tahun 2000, yakni Pura Jagatnatha Berjalin Jaya.
Masuknya agama Hindu kata dia berawal dari pembuatan Kartu Tanda Penduduk karena harus mencantumkan agama, sementara selama ini dia dan warga lainnya tidak mengenal agama dan hanya memiliki kepercayaan yaitu Kaharingan.
"Setelah mempelajari semua agama, dan banyak kerabat di daerah lain yang memeluk Hindu, akhirnya kami juga memutuskan untuk masuk agama ini. Di sisi lain, karena adat dan budayanya juga mirip dengan kepercayaan kami sebelumnya," terangnya.
Kerukunan umat beragama di Kecamatan Halong semakin mantap dengan adanya dukungan dan peran dari pemerintah setempat. Dukungan pemerintah yaitu berupa bantuan saat peringatan hari besar keagamaan, memfasilitasi aruh (selamatan) adat hingga membangunkan rumah ibadah.
Semua tokoh agama serta masyarakatnya bangga dengan tingginya toleransi umat beragam di Halong yang hidup rukun berdampingan meskipun beda keyakinan.
"Kami sepakat, toleransi umat beragama di Halong merupakan contoh yang paling baik," ujar tokoh agama Budha, Ponidi.

Balangan Dilewati Gerhana Matahari Total


PARINGIN - Kabupaten Balangan menjadi salah satu daerah yang bakal bisa menyaksikan fenomena alam langka gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret 2016 nanti, tepatnya pada pukul 07.22 Wita.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disporbudpar Kalsel, Saniah, saat menghadiri gelar wisata budaya dayak Balangan di Kecamatan Halong, Sabtu (23/1) kemarin.
Informasi itu kata Saniah diperolehnya dari surat tembusan BMKG pusat tertanggal 21 Januari 2016 lalu. Berdasarkan surat itu katanya, di Kalsel hanya ada tiga kabupaten yang terlewati dan teramati gerhana matahari total yaitu di bagian utara Kalsel.
Tiga daerah itu yakni di Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, Kecamatan Tanjung dan Warukin Tabalong dan Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Selain di tiga daerah itu, yang terlihat hanya gerhana matahari sebagian.
"Selain itu, di tiga daerah ini proses gerhana matahari totalnya juga sedikit lebih lama, sekitar 2 menit lebih, sedangkan di kabupaten kota lain hanya 1 menit lebih saja," paparnya.
Dengan informasi ini lanjut Saniah, disampaikan lebih dini agar Kalsel sebagai salah satu dari 10 provinsi di seluruh Indonesia yang bisa menyaksikan gerhana matahari, bisa mempersiapkan diri, karena berpotensi akan banyak wisatawan baik lokal maupun asing yang akan berdatangan.
"Jadi kita imbau kepada daerah-daerah di Kalsel agar gencar mempromosikan informasi ini, dan menggelar berbagai kegiatan yang bisa menarik minat wisatawan sehari sebelum gerhana, apalagi kan tanggal 9 Maret itu hari libur," imbuhnya. (why)

Pengembangan Pariwisata Perlu Dukungan Masyarakat



PARINGIN, MK- Banyaknya objek wisata di Bumi Sanggam menjadi modal awal untuk dunia Pariwisata guna mendukung perekonomian daerah, namun hingga kini pengelolaan dinilai belum maksimal.
"Kendala utama pengelolaan Pariwisata selama ada pada anggaran," ujar Kabid Pariwisata di Disporaparbud Balangan Hamdani,
Namun, kata Hamdani, pihaknya di tahun 2016 ini akan terus mengupayakan pengembangan dan pembangunan wisata pasti walaupun secara perlahan.
Menurutnya, pengembangan pariwisata ini tak hanya terkait pemerintah, tetapi juga peran serta masyarakat sekitar.
Untuk itulah, dirinya meminta kepada aparat desa dan masyarakat mulai kembali memberikan perhatian lebih terhadap wisata yang ada didesanya.
"Dukungan Pemerintahan Desa atau masyarakat dalam pengembangan wisata bisa melalui pengunaan anggaran Dana Desa yang dimiliki untuk membangun fasilitas penunjang dalam pengembangan Objek Wisata yang dimiliki desa masing-masing," sarannya.
Untuk Desa yang mempunyai objek wisata ini yakni, Desa Aniuangan Kecamatan Halong dengan wisata alam air terjun Manyandar, Desa Teluk Bayur Kecamatan Juai wisata relegi datuk kandang haji, Desa Tundakan Kecamatan Awayan dengan wisata sejarah Benteng Tundakan, Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan wisata alam Danau Baruh Bahinu, Desa Sumsum Kecamatan Tebing Tinggi wisata alam gunung Hantanung, Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi wisata alam Gunung Hauk dan Desa Hujan Mas Paringin wisata relegi Masjid syuhada. (sugi)

42 CPNS Resmi Diangkat Jadi PNS



PARINGIN. Sebanyak 42 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Daerah Kabupaten Balangan dari Formasi Umum Tahun 2013 dan Formasi Umum Dokter resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri sipil Dilingkungan pemerintah Kabupaten Balangan.

Pengambilan Sumpah / Janji PNS dan Pengukuhan dilakukan langsung oleh Penjabat Bupati Balangan HM Hawari didampingi sekretaris Daerah , Ruskariadi, selasa (19/1) diaula Benteng Tundakan Pemkab Balangan.


Penjabat Bupati HM Hawari dalam sambutannya mengingatkan kepada kepada PNS yang diangkat agar menjalan tugas sesuai dengan sumpah dan janji yang diucapkan yang tertuang dalam panca parasetya.

"Sumpah janji yang saudara ucapkan harus dipahami dengan meletakkan konsekuensi dipundak masing masing, jalankan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,"Pesanya.

Selanjutnya, kepada PNS nantinya yang ditugaskan ditempat kerja, Hawari juga mengingatkan agar bekerja dengan manifesrasi dalam bentuk ketaatan terhadap peraturan yang berlaku bagi PNS seperti memberi pelayanan kepada masyarakat secara propisional, jujur, adil, dan merata dalam upaya penyelenggaraan tugas negara pemerintahan dan penyelenggaraan pembangunan.

"Pertahankan idealisme yang masih dimiliki, berikanlah makna setiap tanggung jawab! Tugaas dan fusngsi, dengan memberikan kontribusi pisitif dan optimal terhadap balangan,"pesan Hawari.

Adapun 42 Orang PNS dari CPNS Tenaga formasi khusus dan formasi umum tahun 2013 ini terdiri dari formasi umum sebanyak 37 orang, dan formasi khusu dokter sebanyak 5 orang dan jumlah tersebut 21 orang adalah tenaga guru, 17 orang tenaga keehatan dan 4 orang tenaga teknis. Fit/mb

Perlu Pembenahan Di PDAM Balangan



PARINGIN, - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balangan hingga saat ini dinilai belum bisa mengasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Balangan .

Hal ini diungkapkan  Ketua DPRD Balangan, H Abdul Hadi,yang menyatakan bahwa masil  perlu adanya upaya ektra yang dilakukan jajaran PDAM Balangan agar bisa menghasilkan PAD bagi Pemkab Balangan guna menambah pundi-pundi anggaran guna menghasilkan pembangunan yang lebih luas lagi bagi masyarakat.
"Tiap tahun PDAM Balangan mendapat gelontorkan miliaran rupiah dari Pemkab Balangan dalam penyertaan modal,jangan sampai dana yang dikeluarkan tidak menjadi hasil bagi PAD kita " ujar A Hadi .Senin.

Lebih jauh dirinya berharap, PDAM Balangan selain bisa memaksimalkan pelayanan juga juga melakukan efesiensi agar bisa menghasilkan PAD bagi daerah.

Terkait belum adanya kontribusi berupa PAD yang dihasilkan oleh PDAM Balangan,PLt PDAM Balangan , Ariifin nor melalui  Kabag Keuangan PDAM Balangan Suriayadi tidak menampik hal tersebut.karna menurut dia, , penyertaan modal yang diberikan Pemkab Balangan yang mencapai miliaran rupiah ke PDAM Balangan digunakan untuk pembangunan infrastruktur baik penambahan jaringan maupun pembuatan instalasi pengelohan air.

Karena pembangunan infrastruktur sifatnya pelayanan dan proyeksi bagi masa akan datang, maka kata Yadi, perusahaan hingga saat ini belum bisa menghasilkan laba sebagai salah satu syarat menyumbang PAD bagi Pemkab Balangan.

"saat ini kita bisa fokus pada perluasan pelayanan , untuk itu kita perlu melihat seberapa luas jangkauan pelayanan yang bisa diberikan PDAM Balangan, karena kita bersifat pelayan maka luasan layanan itulah bentuk lain laba yang dihasilkan,"Terangnya.

Selain itu, Lanjut dia, PDAM bisa saja  menghasilkan PAD asal harga jual ke pelangan bisa disesuaikan dengan harga produksi yang tentunya ini akan memberatkan pelanggan. "Namun Kita juga akan terus berusaha menghasilkan PAD dengan tetap mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat," Tandasnya. Fit/mb

Al Akbar Miliki Stasiun Radio



PARINGIN,-Untuk memperluas dakwah islam Pengurus yayasan Masjid Al Akbar di Islamic Center membangun stasiun  Radio yang jangkauannya bukan hanya bisa didengar masyarakt balangan namun jugu bisa dijangkau oleh kabupaten terdekat  seperti HSU, Tabalong dan HST

Stasiun yang diberi nama Radio Suara Al Akbar Balangan ini sudah dua bulan kemarin resmi mengudara, di frekuensi 107.8 FM.

Kepala Station Radio Suara Al Akbar Balangan, Edy Junaidi mengatakan, mengudaranya Radio Suara Al Akbar ini selain sebagai media dakwah dan informasi, juga diinginkan dan didukung oleh masyarakat Balangan sendiri.

"Kita menampung permintaan masyarakat yang menginginkan ada siaran radio dimasjid Al akbar yang menyiarkan informasi dan dakwah keagamaan,"Ujarnya.

Diungkapkannya, Radio Suara Al Akbar sebelumnya adalah radio milik sekolah Mts Layap Paringin, namun karena memiliki visi dan misi yang sama, maka dikelola oleh yayasan Al Akbat dan nama menjadi Radio Suara Al Akbar Balangan.


Radio dengan slogan "Cerdas Diudara, Kreatif Didaratan" ini" mampu dijangkau dari jarak 75 km. untuk program siaran saat ini masih terus disempurnakan, kebanyakan permintaan masyarakat program harus seimbang antara dakwah dan hiburan.

Lebih lanjut kedepan Radio Suara Al Akbar akan terus dikembangkan, terkait pengelolaannya masih diisi oleh penyiar dari komunitas.Fit/mb

2017 Bendungan Pitap Diperkirakan Beroperasi



PARINGIN, Bendungan Pitap yang berada di Desa Bihara Kecamatan Awayan akan segera  berfungsi diperkirakan tahun 2017 udah bisa beroperasi  mengairi lahan pertanian.

Bendung yang pembangunan awal menggunakan dana APBN sebesar Rp 19 miliar ini, saat ini sudah masuk dalam tahapan pembebasan lahan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Balangan Akhriani mengungkapkan, target penyelesaian pembangunan Bendung Pitap dalam tiga tahun,"kita  sudah proses pembebasan lahan dan pembangunan fisik untuk areal saluran irigasi sekunder dan tersier. "Bebernya.

Target penyelesaian pengerjaan bendungan ini lanjut dia, sesui dengan arahan pemerintah pusat untuk capaian swasembada ditahun 2019 nanti.

Terkait prose pembebasan lahan, Akhriani menyampaikan semua tanggung jawab pembebasan lahan dikerjakan oleh pemerintah pusat dan untuk Pemkab Balangan hanya ikut membentuk tim pembebasan lahan.
"Kepengurusan pembebasan lahan dikerjakan pihak BPN, Jadi semua dana pembebasan lahan ditanggung pemerintah pusat. 2017 nanti sudah dilakukan pilot project  irigasi dari Bendung Pitap akan mengairi 500 hektare lahan sawah yang ada di Kecamatan Awayan, setelah itu baru nanti dikembangkan lagi secara bertahap," Terang Akhriani. Fit/mb

Balangan 2016 dapat Royalty Rp 900 M



PARINGIN - Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Balangan, Zulkifli.mengungkapkan Tahun 2016 ini, royalti untuk Kabupaten Balangan dari hasil pengerukan kekayaan alam berupa batu bara oleh PT Adaro Indonesia mengalami kenaikan nominal.

"Royalti yang diterima Pemkab Balangan tahun ini sebesar Rp918 miliar, naik sekitar 80 persen dibandingkan tahun 2015 lalu yang hanya sebesar Rp474 miliar,"beber Zulkifli saat ditemui diruang kerja,Rabu (13/1)

Namun lanjut dia ,saat ini uang royalti tersebut belum ditransfer oleh pemerintah pusat ke kas daerah, sehingga belum bisa dimasukkan secara keseluruhan di APBD murni 2016, dan kemungkinan baru bisa dimasukkan pada APBD perubahan nanti.

Sementara, Untuk proses pencairan akan dilakukan dalam  tiga tahap, dimana Dana yang ditransfer pun hanya berkisar 70 persen dari total royalti.

"Hal ini berdasarkant proses pencairan  Untuk tahun 2015 lalu,  kita tahun lalu mendapatkan dana royalty sebesari Rp474 miliar, namun realisasinya hanya menerima Rp342 miliar  oleh Pemkab Balangan,Kemungkinan tahun ini juga seperti itu, hanya 70 persen dana yang akan ditransfer," paparnya. Fit/mb

Dana Desa Rp 1 Miliar Untuk Setiap Desa



PARINGIN - Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016 mengalami kenaikan terkhusus untuk kabupaten balalangan dana untuk pembangunan desa mencapai  Rp1 miliar untuk satu desa.


Kepala Badan Pemberdayan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Balangan, Ruspandi mengungkapkan, kenaikan ADD itu sehubungan dengan direalisasikannya anggaran 10 persen dari dana perimbangan daerah.

Untuk tahun 2015 lalu kata dia, dana dari APBN yang dapat dicairkan hanya sekitar 3,1 persen atau Rp41 miliar, sedangkan tahun 2016 ini menjadi Rp61 miliar atau sekitar 6 persen.

"Jadi untuk dana APBN, dari Rp61 miliar itu setiap desa bisa menerima dana berkisar antara Rp500 juta sampai Rp600 juta. Kalau tahun lalu hanya berkisar antara Rp220 juta sampai Rp260 juta per desa," bebernya.

Dana dari APBN itu lanjut Ruspandi, kemudian ditambah dengan dana dari APBD Balangan yang setiap desa bisa menerima sekitar Rp500 juta.

"Ditambah lagi dengan dana silpa dari anggaran tahun sebelumnya, jadi tahu ini setiap desa bisa menerima dana desa mencapai Rp1 miliar," tukasnya.

Ruspandi mengharapkan kepada Aparat desa agar bisa mempergunakan Dana desa dengan tepat yang dilampiri dengan laporan pengunaannya, bila program ini terilialisai dengan baik ada kemungkinan dana desa bisa bertambah anggarannya ditahun mendatang. Fit/mb

Balangan Dapat Penghargaan UMKM



PARINGIN,-Usaha Pemkab Balangan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi setempat dalam membangun Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM )  mendapat apresiasi dari pemerintahan pusa. Apresiasi yang didapat ialah dalam bentuk penghargaan kepada Bupati Balangan berupa Piagam Pengharagaan dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri KUKM, Agung Gede Ngurah Puspayoga ini dilakukan pada Rapat Koordinasi Nasional bidang KUMKM di Hotel Mercure Jakarta, bulan Desember lalu.

Kabid UMKM pada Disperindagkop Balangan, M Syamsudinnoor mengungkapkan, pengahargaan Kementrian KUKM RI ini untuk kalimantan selatan ada 8 Kabupaten yang mendapatkkan termasuk Kabupaten Balangan.

penghargaan ini, Kata dia merupakan bukti jika Pemkab Balangan memberikan dukungan penuh terhadap pelaku usaha UMKM khususnya dalam hal kemudahan pengurusan perizinan.

"Kita sebetulnya hanya memberikan Kemudahan kepada pelaku UMKM dalam  pengurusan izin namun masih dalam segi aturan yang berlaku, karna kita menilai perizinan tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM. ," bebernya.

Sesuai kebijakan pemerintah pusat, imbuh Syamsudin, izin UMK cukup diurus di kantor kecamatan. Kemudahan ini rupanya membuat pengusaha kecil antusias mengurus izin.

Disebutkannya sepanjang tahun 2015 lalu, sebanyak 87 IUMK diterbitkan.dan pemilikan izin usaha  bagi pengusaha kecil yang telah memegangnya, mereka dapat memanfaatkannya untuk mendapat bantuan permodalan dari perbankan.Fit/mb

Desa Mampari Lokasi Pembangunan Stasiun Kereta Api

Foto http://finance.detik.com

PARINGIN. Kabupaten Balangan yang termasuk dalam jalur lintasan Pembuatan Jalur Kereta menghubungkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah , sudah siap dalam hal penyiapan lahan untuk jali KA tersebut.

Perlu diketahui, Jalur KA Banjarmasin-Palangkaraya sepanjang 230 kilometer, yang melintasi enam administrasi kabupaten/kota di dua provinsi yang  jalur itu nantinya akan ditopang lima stasiun besar, dan 10 stasiun kecil.

Dikabupaten Balangan Sendiri akan dibagun dibangun stasiun kecil untuk mendukung aktivitas angkutan orang dan barang sebagai feeder,

Kepala Bappeda Balangan , Akhriani menyampaikan paada tahun 2026 ini rencana pembuataan jalur kereta api yang melintasi kabupaten Balangan sudah masuk tahap perencanaan dan pembebasan jalan yang akan dilalui KA namantinya

"Dari perencanaan kementrian 2016 ini sudah masuk tahap pembebasan lahan dan untuk 2017 sampai 2018 dilakukan pembangunan fisik, karna direncanakan 2019 jalur KA sudah harus beroperasi,"Terangnya.

Untuk Stasiun KA sendiri, Lanjut Akhriani, akan dibangun stasiun kecil yang rencananya berlokasi diDesa Mampari Kecamatan Lampihong.

Penetapan lokasi pembangunan stasiun didesa mampari ini merupakan pertimbangan karna lokasi tersebut berdekatan dengan kabupaten tetangga yakni HSU yang tidak masuk dalam jalur lintasan KA.

" Setidaknya Stasius kecil yang direncanakan dibangun dibatumandi nanti bisa mempurmudah akses kabupaten terdekat yang tidak mendapatkan akses kereta api,"Ungkapnya.Fit/mb

DPRD Balangan Sahkan Paslon Bupati terpilih




PARINGIN. Dewan perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD )Kabupaten Balangan  menggelar rapat paripurna pengumuman hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati hasil pemilihan kepala daerah 2015.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi yang dihadiri Penjabat Bupati Balangan, HM Hawari,  Sekretaris Daerah ,Ruskariadi ,Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Balangan dan undangan lainnya.

Dalam Rapat Paripurna hasilnya  DPRD menetapkan pasanga H Ansharuddin dan H Syaifullah sebagai Bupati dan Wakil Bupati pemenang terpilih hasil Pemilihan  Kepala Daerah 2015.

Ketua DPRD Balangan H, Abdul Hadi menyampaikan pelaksanaan rapat paripurna itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 100/140/SJ tanggal 19 Januari 2016 tentang Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati,dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Selain itu, sebagai implementasi dari Pasal 160 dan Pasal 160A Undang-undang (UU) Nmor 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU 1/2015 penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU.

Selanjutnya, Pengumuman hasil penetapan pasangan calon  dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD, M Noor Iswan ,yang ttertuang dalam surat keputusan KPU Balangan Nomor 66/KPTS/KPU-Kab/022.435940/2015, tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil Bupati pada pilkada  Balangan tahun 2015.

Disampaikannyaia, berita acara serta risalah rapat paripurna istimewa itu akan dilampirkan dan diusulkan bersama dokumen lainnya kepada Mendagri melalui Gubernur Kalimantan Selatan sebagai syarat proses penerbitan keputusan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati HST

Sementara Bupati Balangan terpilih, H Ansharuddin yang didampingi Wakil Bupati Terpilih, Syaifullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen penyenggara pilkada dan masyarakat yang mempercayakan dirinya terpilih menjadi Kepala daerah.

"Sisanya adalah tugas kami untuk mewujudkan nyata visi dan misi kami yang nantinya akan dituangkan sebagai kebijakan dipemerintahan nantinya agar tercipta balangan yang lebih maju,"Katanya.

Lebih lanjut,Ansharuddin mengharap nantinya  pelaksanaan program yang telah direncakan perlu dukungan semua pihak terutama Pihak DPRD balangan dan semua unsur pimpinan pemerintah .Fit/mb

HM Hawari : Saatnya Konsolidasi Demokrasi



PARINGIN. Penjabat Bupati Balangan HM Hawari mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mewujudkan pilkada yang lancar dan aman sehingga tugasnya sebagai Penjabat Bupati Balangan dalam rangka mengisi kekosongan kepemimpinan bupati sampai terpilihnya pemimpin definitif, membantu mempersiapkan pelaksanaan pilkada dan menjaga netralitas PNS  dalam pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan baik

Sampai saat ini  Tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati balangan tahun 2015 alhamdulillah sudah hampir berakhir dimana hasilnya saudara H. Ansharuddin dan Saudara H. Syaifullah berhasil memperoleh suara terbanyak dan telah ditetapkan dalam rapat pleno terbuka oleh komisi pemilihan umum kabupaten balangan.

"Allah SWT  telah menghendaki saudara H. Ansharuddin untuk memegang kekuasaan pemerintahan di kabupaten balangan. marilah kita terima kehendak Allah SWT tersebut dengan baik dan sikap legowo. selama beliau nantinya memimpin banua sanggam ini dengan baik, kita wajib mentaatinya, akan tetapi apabila beliau melenceng dari ketentuan peraturan perundang-undangan kita juga wajib untuk menegur dan meluruskannya,"Ajak  Pj Bupati

Lebih lanjut, Hawari meminta saat ini sudah  saatnya  mulai melakukan konsolidasi demokrasi, jika selama penyelenggaraan pilkada, masyarakat seolah terkotak-kotak ke dalam beberapa kelompok, maka kini semuanya harus dilebur kembali. semua harus melebur dan bersatu padu kembali merapatkan barisan menuju cita-cita pembangunan kabupaten balangan.

Menurutnya, konsolidasi demokrasi ini penting untuk dilakukan untuk menggabungkan kembali elemen-elemen demokrasi untuk bersama-sama secara padu membangun, memfasilitasi dan merawat demokratisasi politik.
dalam hal ini lembaga-lembaga atau institusi politik, baik partai politik, elit politik, kelompok-kelompok kepentingan maupun masyarakat politik bertanggung jawab untuk mewujudkan konsolidasi demokrasi ini.

"hanya dengan konsolidasi demokrasi yang baik maka pembangunan banua sanggam ke depan dapat berlangsung dengan aman dan tertib,"Tandasnya.

Terakhir Hawari mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah turut serta mensukseskan penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2015 di kabupaten balangan. dan mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, yakni H.Ansharuddin dan Saudara H. Syaifullah.

"semoga setelah resmi dilantik nantinya, saudara berdua dapat menjalankan kepemimpinan di kabupaten balangan dengan baik, menjalankan dengan baik segala visi dan misi yang telah disusun demi kemajuan kabupaten balangan dan kemakmuran masyarakat banua sanggam,"demikan Pj Bupati HM Hawari.

Sosialisasi Perbup Perjalanan Dinas Dalam Negri



PARINGIN,- Pemkab Balangan melalui Bagian Hukum Setda Pemkab Balangan melakukan sosialiasi Peraturan Bupati Balangan nomor 46 Tahun 2015, Senin (25/1).

Dalam acara yang digelar di Aula Benteng Tundakan Setda Pemkab Balangan ini,dihadiri oleh perwakilan SKPD yang disampaikan seluruh uraian standar biaya perjalanan dinas dalam negeri yang akan diberlakukan padah tahun 2016 ini.


Plt Kabag Hukum Setda Balangan, Hasan Nor Arifin.menyampaikan, Bahwa pelaksanaan tugas-tugas kedinasan yang terkait dengan perjalan dinas dalam negeri perlu memperhatikan mekanisme dan nenan biasa atas perjalan dinas.


"Jika tahun 2015 lalu, besaran uang harian tidak dibedakan berdasarkan golongan kepangkatan maka tahun 2016 ini kembali besaran uang saku harian berdasarkan golongan kepangkatan," Terangnya.

Disampaikan Hasan, Jika dibanding dengan tahun lalu  memang ada kenaikan besaran nominal untuk biaya perjalan, namun kenaikannya tidak signifikan.

Terpenting kata  Hasan, standar biaya perjalanan dinas ini dalam rangka mendukung terlaksananya tugas-tugas kedinasan yang terkait perjalanan dinas.
"Tapi terpenting, perjalanan dinas akan lebih selektif sebelum diberikan izin. Jika tidak penting maka persetujuan perjalan tidak akan diberikan," tanjasnya.

Untuk itu, Hasan mengarapkan agar SKBP perlu memahami Prosedur perjalanan dinas dengan tertib administarasi pelaksanaan dan pertanggung jawaban biaya sesuai dengan peratutan terkait mekanisme perjalan dinas itu sendiri. Fit/mb

Budaya Dayak Patut Diaprisiasi



PARINGIN, Upaya masyarakat suku dayak Meratus Balangan untuk mempromosikan budaya melalui pagelaran wisata budaya perlu mendapat aprisiasi dengan melihat beragap kesenian dan budaya yang beanekaragam dimiliki suku asli Balangan ini.

Ketua Dewan Adat Dayak ( DAD) Balangan, Mandan, mengatakan saat ini dukungan sudah didapakan baik dari pemerintah maupun pihak ketiga yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk melestarikan dan meperkenalkan budaya suku adat ini.

"Seperti halnya wisata budaya dayak meratus yang  merupakan salah satu upaya kami dalam turut serta memperkenalkan kearifan lokal masyarakat adat dayak Balangan kepada publik, dengan harapan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke sini,"Ujar Mandan kepada Mata Banua, disela-sela gelaran Wisata budaya Dayak Meratus 2016 Kemaren.

Menurutnya, masyarakat adat dayak sudah terbuka untuk menunjukan beragam budaya yang dimiliki namun tinggal bagaimana cara mempromosikan budaya tersebut.

Untuk itu , kepada pemerintah dan Instansi terkait , Mandan meminta agar terus mendukung program yang telah disusun DAD Balangan untuk mempromosikan budaya dayak melalu pagelaran -pagelaran budaya baik dikabupaten maupun luar kabupaten.

Sbelumnya, gelaran wisata Budaya dayak  mendapat apresiasi khusus dari Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporparbud) Provinsi Kalsel.
Kabid Pemasaran Pariwisata Disporparbud Kalsel, Saniah mengungkapkan, dia takjub dengan antusias dan semangat masyarakat suku dayak Meratus di Balangan yang telah menggelar acara budaya sendiri secara mandiri.
"
Ini sesuatu yang patut diapresiasi. Menurut saya, Balangan adalah daerah yang kaya akan kebudayaan dan alamnya sangat berpotensi untuk dijadikan obyek wisata, sangat sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.

Untuk itu Saniah mengimbau kepada DAD Balangan dan pemerintah setempat agar membuat kalender kegiatan tetap yang dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga mudah bagi pihaknya untuk membantu mempromosikan kegiatan tersebut dan masuk dalam agend Disporparbud Kalsel.

Terpisah, Kepala Disporaparbud Balangan Hifnie Effendi yang juga turut berhadir dalam acara itu menegaskan, pihaknya akan selalu menempatkan diri pada pendukung kegiatan apabila diperlukan.

"Kita juga siap membantu, karena secara tidak langsung ini juga merupakan kegiatan yang berhubungan dengan SKPD kami," ujarnya. Fit/mb

KMB Balangan Dilantik



PARINGIN,- Kepengurusan Kerukunan Mahasiswa Balangan (KMB) IAIN  Antasari Banjarmasin periode 2015-2016 resmi dilantik ,Pelantikan organisasi kemahasiswaan asal Bumi Sanggam ini, dilakukan langsung oleh Staf Ahli Pemkab Balangan Zainal Abidin yang mewakili Penjabat Bupati Balangan HM Hawari.

Ketua KMB IAIN Antasari Banjarmasin yang baru dilantik, M Muliadi mengungkapkan, banyak tantangan baru yang akan dihadapi kedepan selain jadwal rutin kegiatan KMB yaitu mensosialisasikan perguruan tinggi tempat mereka kuliah kepada para pelajar.

"Dalam kepengurusan baru ini ada satu divisi baru yaitu divisi daerah yang nantinya bertugas menghimpun data terkait daerah Balangan guna dibahas atau ditindak lanjuti dalam program KMB IAIN," ujar
ujar mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam semester 7 ini.

Dengan adanya divisi ini, lanjut dia, maka segala informasi yang terjadi didaerah bisa diketahui oleh para mahasiswa yang kuliah diluar daerah.
"Semoga dengan adanya divisi ini peran serta KMB IAIN Antasari bisa lebih banyak lagi," cetusnya.
Sementara itu, Staf Ahli Pemkab Balangan Zainal Abidin mengungkapkan, dia sangat mengapresiasi dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh KMB.

"Khusus terkait kepedulian para mahasiswa ini agar adik-adiknya melanjutkan pendidikan patut diapresiasi. Kita juga harus turut serta mendukung dan berperan serta" Harapnya. Fit/mb

RSUD Balangan Layani Rehap Pecandu Narkoba



PARINGIN, - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balangan tahun ini, kembali siap melayani rawat jalan bagi pasien narkoba baik dalam hal pendampingan dan konseling maupun pemulihan dari kecanduan penyalahgunaan narkoba agar tidak semakin terpuruk akibat ketergantungan barang haram itu.

"Tahun 2015 kemarin ada 54 pasien Narkoba yang kita tangani. Tahun ini kita kembali kerja sama dengan BNN guna penanganan pasien Narkoba," ujar direktur RSUD Balangan, drg Sudirman ditemui diruang kerjannya.belum lama tadi.

Meski melayani korban Narkoba, namun menurut Dirman, pelayanan yang diberikan bagi pasien narkoba hanya sebatas sebatas pelayanan rawat jalan bukan rawat inap
"Saat ini kita sudah memiliki dua dokter sebagai tenaga medis khusus guna menangani pasien korban narkoba. Kedepan kita akan berusaha meningkatkan tenaga medis agar bisa melakukan rawat nginap," bebernya.

jika penanganan pasien ketergantungan narkoba di RSUD Balangan belum juga bisa diatasi, maka lanjut Dirman, baru akan dirujuk ke RS yang lebih khusus menangani pasien ketergantungan narkoba seperti RS Sambang Lihum.

"Selama proses rawat jalan yang dilakukan pihak RSUD Balang bagi pasien narkoba, kerahasiaan identitas pasien akan dijaga pihak puskesmas dan rumah sakit, sesuai etika dan peraturannya, sehingga pasien tidak malu dan takut selama menjalani pengobatan," Tandasnya. Fit/mb

2016 Balangan Siap Gelar UN CBT




PARINGIN - Menghadapi Ujian Nasional (UN) yang dalam waktu dekat akan kembali dilaksanakan tahun 2016 ini, Dinas pendidikan setempat menerapkan sistem  UN secara online.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Eddy Yulianto mengungkapkan,penerapan UN secara onlen ini sudah dilakukanditahun 2015 namun hanya  diterapkan  hanya satu sekolah.

"Untuk tahun 2016 ini kita menerapkan ke 5 sekolah yang dinyatakan siap fasilitas dan program untuk UN secara Online"imbuhnya.

Lima sekolah yang sudah siap menggelar UN Online atau yang dikenal dengan computerized based test (CBT) tersebut, yaitu SMA 2 Paringin, SMA 1 Awayan, SMKN 1 Paringin, SMKN 1 Batumandi dan SMPN 1 Paringin.

Selain itu, Pelaksanaan CBT di beberapa sekolah nanti akan diawasi dan evaluasi terkait kendala dan sistem penggunaannya secara keseluruhan, sebelum menerapkannya di seluruh sekolah pada tahun depan.
"Kalau pelaksanaan CBT di beberapa sekolah pada tahun 20216 ini berjalan lancar dan sesuai harapan, maka tidak menutup kemungkinan kita akan mengelar CBT di semua sekolah tahun 2017 nanti," ungkapnya.

Diharapkannya, kepada Guru pembimbing agar mensosialisasikan pelaksanan sistem UN Online ini kepada siswa dan untuk para siswa kepdin tetap menghimbau agar belajar giat dengan mengikuti bimbingan-bimbingan belajar dari guru sekolah. Fit/mb

Prioritaskan Akreditasi, Rehap RSUD tertunda



PARINGIN. Rencana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD )Balangan tahun  2016 untuk melakukan rehap bangunan sedikit terkendala karna rencana tersebut tidak termasuk dalam Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) tahun 2016.

Hal ini diakui, Direktur RSUD Balangan Sudirman mengatakan, rencana tersebut terpaksa diurungkan karena anggarannya tidak mencukupi, sebelumnya direncanakan anggaran rebah Rp 2,4 miliar.

" Untuk merehap penuh bangunan RSUD kita masih bilum bisa , tahun ini hanya sebatas pemeliharaan bangunan saja,"Terangnya.

Diungkapnnya, Anggaran RSUD tahun ini banyak digunakan untuk  persiapan akreditasi RSUD 2016, sehingga RKA lebih banyak ke persiapan SDM berupa pelatihan dan pemenuhan tenaga Dokter.

Sebenarnya,  lanjut dirman, saat ini kondisi fisik RSUD Balangan, sejak dibangun pertama kali mulai tahun 2005, beroperasional tahun 2009 hingga sekarang belum pernah dilakukan pembenahan ataupun rehap fisik.

"Untungnya Kebanyakan bangunan yang rusak diluar ruang inap,seperti plapon dan tap bangunan, namun kondisi ini secara bertahap akan kita perbaiki supaya merasa nyaman menerima pelayanan kesehatan di RSUD balangan ini,"Pungkasnya. Fit/mb