PARINGIN,
BPOST - Usai bencana kebakaran lahan dan kabut asap di Balangan, kini
hampir di semua kecamatan di Bumi Sanggam dihantui dengan datangnya
kembali bencana banjir dan longsor saat musim hujan.
Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan pun langsung
bersiap siaga melakukan berbagai antisipasi agar bencana yang ada di
musim hujan bisa diminimalisir.
Kepala BPBD Balangan Alive
Yoesfah Love mengatakan, saat ini sebenarnya musim masih kemarau, namun
bisa dikatakan hujan yang sempat menguyur beberapa hari merupakan tanda
transisi peralihan ke musim hujan.
"Informasi dari BMKG awal musim hujan diperkirakan awal bulan Desember," ungkapnya.
Lebih
lanjut dikatakannya, kewaspadaan el nino seperti kebakaran lahan masih
ada, pasalnya titik api di Balangan meski sempat diguyur hujan ternyata
masih ada muncul, namun skala kecil.
Menurut Alive, di Balangan
potensi bencana banjir dan longsor memang sudah menjadi agenda tahunan
jika memasuki musim hujan. BPBD pun berupaya sedari awal mengantisipasi
agar bencana ini tidak begitu banyak berdampak kepada masyarakat.
Disebutkannya,
untuk banjir dan longsor hampir semua kecamatan di Balangan berpotensi,
namun hanya beberapa desa saja yang terkena.
"Selain itu puting
beliung dan angin kencang menjadi kewaspadaan baru, pasalnya pertama
kali terjadi kemarin di Batumandi," ungkapnya.(elh) (Sumber Media Banjarmasin Post)
Selasa, 17 November 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar