Kepala Bagian Humas Polres Balangan AKP B Marpaung di Paringin, Jumat, mengatakan arus lalu lintas baik dari Kota Balangan menuju Banjarmasin maupun sebaliknya masih sama-sama ramai sehingga belum bisa dikatakan sebagai arus balik.
Kota Paringin yang berjarak sekitar 195 Km arah Utara Banjarmasin hanya menjadi lintasan arus mudik dan balik dari Kabupaten Tabalong dan beberapa kota di Provinsi Kalimantan Timur dan Tengah menuju Banjarmasin dan sebaliknya.
Kabupaten Balangan merupakan pemekaran dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan baru berusia delapan tahun sehingga masih belum terlalu ramai.
Kabupaten tersebut juga tidak memiliki obyek wisata sehingga saat Idul Fitri hanya menjadi lintasan kendaraan bagi mereka yang ingin berwisata ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah atau Tabalong.
Berdasarkan pantaun petugas Satuan Lalu Lintas Polres setempat, arus lalu lintas terbanyak di dominasi oleh kendaraan roda dua.
"Setelah roda dua, terbanyak dilalui oleh mobil pribadi dan angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi," katanya.
Pada Idul Fitri kali ini, Polres setempat membangun tiga Posko Pengamanan Lebaran yang terletak di batas wilayah dan dalam Kota Paringin.
Posko di batas wilayah di bangun di Kecamatan Batu Mandi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan di Paringin yang berbatasan langsung dengan Tabalong.
Hingga saat ini, belum di terima laporan tentang kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Balangan.
"Kita tidak melakukan kegiatan razia tetapi pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan kendaraan dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan akan di tindak," tambahnya.
Ketentuan tersebut berlaku dan diberlakukan bagi pengendara yang melintas di jalur lintas provinsi yang merupakan jalur utama arus mudik dan balik./adi*C






0 komentar:
Posting Komentar